www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Ini Dia 10 Gejala Alzheimer, Kenali Dari Sekarang

0 999

Acehasia.com|Banda Aceh – Apabila Anda sering lupa atau kehilangan ingatan sampai menganggu kehidupan sehari-hari, hal ini bisa terjadi akibat adanya gejala Alzheimer. Apa itu Alzheimer? Seperti apakah penyakit tersebut? Mari kita simak lebih lanjut.

Penyakit Alzheimer merupakan penyakit yang berhubungan dengan otak. Istilah Alzheimer ini dicetuskan oleh ahli saraf dari luar negeri bernama Alos Alzheimer, ia mengevaluasinya sendiri pada umunya juga disebut pikun. Terjadi akibat kekurangan bahan kimia penting di dalam otak untuk daya pengiriman pesan maupun sinyal yang tersusun di dalamnya.

Serangan Alzheimer juga dapat menghambat usia remaja maupun dewasa. Apakah dengan sering begadang ataupun dengan perihal beban aktivitas yang bisa begitu melelahkan.

Ganguan Alzheimer juga sangat progresif sehingga dapat menyebabkan otak dan gangguan daya ingat yang makin berat makin sering berjalannya waktu. Oleh karena itu, penting kita mengetahui ciri-cirinya dari Alzheimer ini, berikut adalah berbagai gejalanya yang bisa muncul.

  1. Gangguan Daya Ingat

 Awal mula penyakit ini ialah gangguan sangat umum terjadi pada manusia. Dari hambatan pikun kita tidak dapat mengingat apa yang di amanahkan oleh orang lain. Kebiasaanya orang mengindap pikun akan berulang kali menyakan hal yang sama secara bolak-balik. Hal ini karena daya ingat terhadap informasi dan pesan telah terganggu.

Tak seperti orang pada umumnya yang kadang lupa akan sesuatu, orang dengan Alzheimer memiliki frekuensi yang sangat tinggi dan tak wajar.

2. Kesulitana Memecahkan Sesuatu

 Orang terjerumus dengan penyakit ini tidak bisa merencanakan atau mengikuti suatu rencana. Misalnya hari ini ia pergi ke kantor, rapat, dan bekerja. Akan tetapi orang yang serius dengan Alzheimer akan mudah kebingungan dalam mengatur  waktu. Bisa-bisanya ia sering tidak tepat melakukannya, aktibat duduk ataupun makan tidak teratur di hari kerjanya.

3. Kesulitan Melakukan Aktivitas Yang Biasa Dilakukan

 Aktivitas kerja hari-hari pun bisa timbul kebingungan untuk penderita Alzheimer ini. Disebabakan dengan lupa jalan lokasi menuju kemana diinginkan sering memikirkan kemana arah yang ingin ditujunya. Seperti menyetir mobil ataupun mengendarai motor. Padahal rute yang sama selalu ditempuh pada setiap harinya.

Alzheimer juga bisa menyerang ibu rumah tangga yang lupa akan resep masak dalam sehari-hari apa yang dimasaknya. Dengan kelanjutan penyakit ini ibu rumah tangga susah dalam memeperoleh keinginan apa yang mau dilakukannya.

4. Bingung Akan Waktu Dan Tempat

 Orang yang mengindap Alzheimer mudah mengalami gangguan  ingatan akan tempat dan waktu. Mereka akan sering lupa dimana mereka berada sekarang dan sedang melakukan apa pada hal sebelumnya. Bagaiman mencapai ke tempat tersebut dengan hal ingatan yang lupa. Maka mereka sering mudah bisa mengingatnya kembali dengan melihat benda yang dekatnya sering dilihat.

Dipandang dari waktu, penderita penyakit ini terlalu sering mengira bahwa waktu masih jam 4 subuh sudah melampaui jam 8 pagi.

5. Gangguan penglihatan

Penglihatan pada orang akan begitu sulit menjangkau apa yang di pandangnya. Ketika membaca, menulis atau memperikirakan jarak. Hal ini memang juga terjadi kepada orang yang sakit Alzheimer.

6. Kesulitan Untuk Mencari Kata Yang Tepat

Dari sudut komunikasi, orang-orang akan susah mengatur kata-kata untuk memulai berbicara dengan orang lain. Percakapan yang di utarakan tidak nyambung dengan paparannya. Bisa juga lawan bicara kebingungan dengan berkomukasi dengannya.

Kesulitan Alzheimer juga susah meminimalisir kata-kata apa yang layak ia ngomong dengan lawan bicara. Ketika menyebutnya mungkin banyak kesalahan pengucapan juga.

7. Sering Salah Menaruh Sesuatu

Orang dengan Alzheimer juga sering salah meletakkan benda yang seharusnya. Misalnya ia meletakkan kunci motor di meja makan, ketika ingin mencari sudah tidak dapat mengingatnya kembali dimana perihal itu disimpan. Mereka sering menuduh orang lain yang mengambilnya. Pada kenyataanya hanya mereka sendiri yang lupa akan sesuatu yang telah diletakkannya pada tempatnya.

8. Susah Membuat Keputusan

Di saat membuat keputusan dari diskusi atau rapat, pengidap Alzheimer  bertingkah seperti orang keliatan memiliki beban pikiran yang banyak. Padahal kondisinya baik-baik saja. Seperti keputusan proyek di dalam rapat yang memiliki pembangunan yang sangat besar ia sangat susah mengambil kepitusannya terhadap rapat tersebut dikarenakan Alzheimer  yang berpengaruh di otak.

9. Mengabaikan Bersosialisasi

Pada peningkatan Alzheimer juga beresiko kepada hal sosial yang mungkin mulai terabaikan dengan saudara maupun tetangga atau orang lain. Hal sosial bisanya kita lakukan sebagaimana sering kita lakukan dengan orang lain. Baik itu acara silaturrahmi, dan gotong royong bersama. Maka dengan demikian kelanjutannya akan terbengkalai dengan  hal yang lupa akan sosial.

10. Perubahan Kepribadian

Alzheimer dapat mengalami perubahan yang cepat pada diri kita masing-masing. Perubahan mood kita juga bisa terjadi dengan perubahan gelisah, galau, linglung, depresi, dan emosi. Gejala dan penyakit ini bisa dilihat juga dengan hal yang kita alami dengan yang satu ini. Banyak orang Alzheimer berprilaku perubahan seperti ini yang cepat tidak seperti hal biasanya.

Seperti yang diteliti oleh pakar luar negeri, menemukan protein dalan neuron pasien Alzheimer, yang berfungsi membantu menstabilakan RNA, protein yang dikenal dengan sebutan RBFOX1, diduga menjadi salah satu faktor yang mengakibatkan tanda penderita penyakit Alzheimer.

Sel manusia mengahsilkan ribuan jenis RNA berbeda untuk membawa informasi genetik. Namun RNA juga mengalami proses pembusukan terus berlanjut. Padahal keseimbangan antara produksi dan degradasi menentukan berapa banyak RNA yang diberikan ada di dalam sel. Sayangnya para ilmuwan masih mendapatkan informasi yang belum cukup tentang proses pembusukan RNA yang dikendalikan.

Dalam banyak penelitian ilmuwan mengetahui Alzheimer secara jawaban yang berbeda-beda secara pemikiran manusia. Untuk itu, mari kita kenali dan cegah Alzheimer sebelum penyakit tersebut menghambat hidup kita.(Hz)

Penulis: Fauzan Uka

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More