www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

HMI Meminta Bupati Aceh Utara Keluarkan Kebijakan Rute Bus Sekolah

0 289

Acehasia.com | Aceh Utara – Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib atau Cek Mad diminta untuk segera mengeluarkan kebijakan terkait rute bus sekolah. Hal itu dinilai, karena hingga saat ini masih ada pelajar yang terpaksa harus berjalan kaki menuju sekolah.

Desakan ini sebagaimana disampaikan Ketua Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lhokseumawe/Aceh Utara, Muhammad Atar melalui keterangan tertulisnya kepada Acehasia.com, Jum’at malam (12/06/2020).

“Selama ini bus Sekolah milik Pemkab Aceh Utara sering hilir mudik di kawasan Kota Lhokseumawe. Sehingga banyak pelajar di Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara harus berjalan kaki menuju sekolah mereka yang berjarak belasan kilometer,” terang Atar dalam keterangan tertulis.

Selama ini, sambungnya, HMI setempat kerap menerima keluhan dari masyarakat di berapa Kecamatan terkait bus sekolah. Setelah kajian beberapa waktu, HMI menilai sudah saatnya Bupati mengeluarkan kebijakan penataan rute bus sekolah agar pelajar bisa mendapatkan fasilitas dimaksud.

“Mengingat tahun ajaran baru akan mulai berjalan pada Juli mendatang, diharapkan Bupati Aceh Utara segera mengeluarkan kebijakan tersebut. Selama ini bus sekolah Aceh Utara ini belum tersentuh pelajar di kawasan pedalaman kecamatan,” imbuh Muhammad Atar.

Tentunya hal ini, menurutnya lagi bersifat urgen mengingat pelajar di kecamatan sangat membutuhkan transportasi, maka pihaknya berharap tahun ajaran baru 2020 pelajar di kecamatan sudah bisa menikmati bus sekolah.

Berdasarkan Kajian HMI setempat, selain siswa berjalan kaki juga ada yang mengunakan kendaraan pribadi untuk menuju sekolah. Padahal siswa masih usia di bawah umur, dan dengan adanya bus sekolah di setiap kecamatan dapat meminimalis biaya kebutuhan pelajar.

“Ini perlu diperhatikan oleh Bupati selaku pengambil kebijakan di Kabupaten. Kami rasa kalau ada kemauan pak Bupati, tentunya ini akan berjalan dan masyarakat akan sangat membantu. Skemanya yaitu satu Kecamatan satu bus adalah jawaban dalam pemerataan transportasi untuk pelajar di lingkup Aceh Utara,” tandas Atar.

Diharapkan, bus sekolah tidak lagi menumpuk di satu wilayah saja namun merata di seluruh Aceh Utara. “Jangan ada lagi alasan karena tidak ada kendaraan, justeru ini menghambat siswa untuk belajar. Bukankah misi bupati meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tukas Atar. (Chairul)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More