www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Festival Tari Saman di Gelar pada 18-21 Agustus 2019 di Gayo Lues

0 1,385

Acehasia.com | Banda Aceh- Festival Saman 2019 kembali digelar di Lapangan Seribu Bukit Kecamatan Bebesen, Kota Blangkejeren, Gayo Lues, pada tanggal 18 sampai dengan 21 Agustus 2019. Kegiatan ini direncanakan akan dibuka oleh Plt Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah pada tanggal 19 Agustus 2019. Selasa (13/8/2019)

Festival Saman kali ini bertemakan “Pancarkan Cahaya Aceh Melalui Seni Budaya”. Kegiatan yang berlangsung 4 (empat) hari ini didukung oleh Kementerian Pariwisata, Kementerian Pendidikan dan kebudayaan serta Dinas Pariwisata Kabupaten Gayo. 

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin, SE., M. Si, Ak, kegiatan ini salah satu wujud rasa syukur Pemerintah Aceh dalam menyikapi penetapan Saman sebagai warisan Budaya tak benda milik dunia oleh UNIESCO dituangkan dalam kegiatan.

“Tari Saman, bukanlah sekedar kesenian belaka, namun ia menyiratkan tentang kebudayaan yang filosofis. sementara di Luar Gayo Lues, saman cenderung dikenal sebagai jenis kesenian tari. Kita akan menghadirkan group penari saman dari Gayo Lues sebagai peserta lomba yang nantinya mereka akan merasakan dan menyaksikan bagaimana interaksi Saman secara sosio-kultural dengan masyarakat Gayo Lues, sehingga mampu menjadi bagian dalam struktur social masyarakatnya,” jelasnya.

Foto : Disbudpar Aceh.

Peserta – peserta kabupaten kota serta group-group independen akan bertarung dengan durasi 10 – 15 menit untuk memperebutkan hadiah dengan total 73 Juta rupiah serta keluar sebagai group yang memiliki kebanggaan serta disaksikan langsung oleh masyarakat Saman.

Selain Perlombaan, Festival Saman yang juga merupakan bagian dari rangkaian acara indosiana, juga di isi dengan kegiatan yang bersifat edukasi untuk lebih mengenal budaya Gayo Lues, salah satunya adalah gelaran seminar Saman yang diprakarsai BPNB wilayah Aceh dan Sumatera Utara.

PLT Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Suburhan menjelaskan disamping Itu, hari pembukaan acara pada 19 Agustus akan ditampilkan tari massal Ratoh Jaroe yang dirangkai dengan penampilan Saman, hal ini ditujukan selain untuk menambah dramatic Acara juga memiliki tujuan meluruskan paradigm yang keliru mengenai Ratoh Jaroe sebagai Saman.

“Ratoh Jaroe adalah seni kreasi sementara Saman yang diakui sebagai warisan budaya tak benda Milik Dunia oleh UNESCO, bukan hanya merupakan seni tradisi namun bagi masyarakat Gayo Lues, Saman adalah Kebudayaan,” Tegas Suburhan.

Foto : Disbudpar Aceh.

Selain Beberapa artis daerah Gayo Lues, Festival Saman yang merupakan salah satu event yang terdaftar sebagai 100 Top Event Indonesia dan menjadi Aceh’s 3 Top Event dimeriahkan juga dengan beberapa Artis Aceh, serta ditutup dengan penampilan Rialdoni pada tanggal 21 Agustus 2019.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh mengajak seluruh masyarakat pecinta budaya serta nuansa alam yang eksotis untuk hadir pada perhelatan Festival Saman di Dataran Tinggi Gayo Lues dan rasakan sensasi juara dengan memiliki Saman sebagai seni budaya yang sarat nilai filosofisnya.

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More