www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Geuchik di Aceh Utara Diringkus Polisi, Korupsi Dana Desa 300 Juta Lebih

0 618

Acehasia.com | Lhokseumawe – Oknum PNS di Pemko Lhokseumawe, Aceh yang juga Geuchik diringkus Kepolisian Resort setempat atas perkara dugaan tindak pidana korupsi penggunaan Dana Desa tahun 2017. Adalah ILM (40), ia tercatat sebagai warga Kecamatan Samudera, Aceh Utara.

ILM diringkus Polisi di Lhokseumawe pada 07 Februari 2020 atas dasar Laporan Polisi Nomor : LP-A / 08 / I / 2019 / Aceh / Res Lsmw tanggal 10 Januari 2019. Pada tahun 2017 ILM ketika itu menjabat sebagai Pejabat Geuchik Desa Matang Ulim, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.

Kepolisian setempat pada Konferensi Pers yang berlangsung di Mapolres Lhokseumawe, Minggu (23/02/2020), menyebutkan, tersangka ILM berdasarkan SK Bupati Aceh Utara Nomor : 141 / 95 / 2017 tanggal 25 Oktober 2017 telah melakukan pencairan dana desa berjumlah Rp 793.034.000 dengan penarikan tujuh kali.

“Tersangka ILM melakukan Pencairan dana desa Rp 793.034.000 sebanyak tujuh kali dari rekening Giro PKPKG Desa Matang Ulim. Namun dari tujuh kali penarikan, empat kali penarikan dilakukan dengan cara memalsukan tandatangan bendahara inisial MIM,” ujar Waka Polres Lhokseumawe, Kompol Ahzan didampingi Kasat Reskrim, AKP Indra T. Herlambang.

Adapun tersangka ILM melakukan empat kali penarikan dengan cara memalsukan tandatangan bendahara sejak pada tanggal 11 September 2017 senilai Rp 70 juta, 22 September 2017 senilai Rp 80 juta, pada 17 Oktober 2017 senilai Rp 50 juta, dan 19 Desember 2017 senilai Rp 100 juta.

“Empat kali penarikan dilakukan tersangka dengan memalsukan tandatangan bendahara, jumlah total nilainya yaitu Rp 300 juta. Yang mana pencairan uang tersebut tidak diketahui oleh bendahara dan uangnya digunakan untuk kepentingan pribadi,” imbuh Kompol Ahzan seraya menunjukkan sejumlah barang bukti kepada awak media.

Sedangkan untuk tiga kali penarikan, sambung Kompol Ahzan, tersangka ILM melakukannya dengan bendahara. Tiga kali penarikan itu masing-masing dilakukan pada 24 Agustus 2017 senilai Rp 242.394.000, pencairan uang itupun seluruhnya dipergunakan oleh Bendahara.

Namun pada 28 Desember 2017 penarikan dengan Kwitansi Giro senilai Rp 121.900.000 tersangka menggunakan uang dari penarikan itu senilai Rp 46.900.000. Kemudian pada 29 Desember 2017 kembali mencairkan uang senilai Rp 73 juta dengan Kwitansi Giro.

Pada penarikan senilai Rp 73 juta itu, tersangka ILM mempergunakan uang tersebut senilai Rp 63.375.000. Jadi, pada tiga kali penarikan tersebut tersangka ILM mempergunakan uang hasil penarikan dengan jumlah total Rp 110.275.000. Jika ditambahkan dengan jumlah dari empat kali penarikan, totalnya mencapai Rp 410.275.000.

“Namun dari jumlah total Rp 410.275.000 itu, tersangka ILM ada mengembalikan uang pada tahun 2017 senilai Rp 85 juta secara bertahap melalui Sekretaris Desa. Total dana desa yang digunakan tersangka untuk kepentingan pribadi berjumlah Rp 325.275.000. Akibatnya, pembangunan di Desa Matang Ulim pada 2017 tidak selesai pembangunannya,” jelas Kompol Ahzan.

Disebutkan, berdasarkan laporan hasil audit dalam rangka Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) terhadap pengelolaan dana desa Matang Ulim Nomor : 02/IAU/LHA-PKKN/2019 tanggal 26 Maret 2019 yang dikeluarkan Inspektorat Kabupaten Aceh Utara, ditemukan adanya kerugian Negara senilai Rp 361.480.000.

Dari penangkapan terhadap tersangka, Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa APBG Matang Ulim tahun 2017, LPJ 2017, SP2D pencairan anggaran dana desa, dokumen cek pencairan dana desa, Print Out rekening koran Giro PKPKG Matang Ulim, dan SK PJ Geuchik Matang Ulim tahun 2017.

Tersangka ILM, sebut Kompol Ahzan, dipersangkakan dengan Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagai telah diubah dalam UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi. Sedangkan ancaman pidana, yakni penjara seumur hidup atau paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 Milyar. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More