www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Filmmaker Aceh Masuk Tahap Pembedahan Proposal Film kompetisi Bidikmisi Awards 2019

0 1,178

Acehasia.com | Jakarta- Sebanyak 10 proposal terpilih ajang kompetisi film dokumenter Bidikmisi Awards 2019 yang diselenggarakan oleh Eagle Institute memasuki tahap pembedahan akhir bersama salah seorang sutradara dan produser kondang, Riri Riza. di gedung Metro TV Jakarta. Sabtu (03/08/2019).


Lewat Bidikmisi Awards,  Eagle Institute ingin mengangkat perjuangan masyarakat Indonesia dalam mendapatkan pendidikan. Tak hanya itu, lomba film dokumenter ini juga ingin mengangkat keberagaman bidang ilmu kreatif yang saat ini perkembangannya sedang didorong.

Awalnya, para peserta mengirimkan proposal film tentang kisah inspiratif seputar penerima program beasiswa bidikmisi. Kemudian proposal tersebut diseleksi oleh  dewan juri sebelum dinyatakan lulus tahap pertama. Kemudia, sesudah dinyatakan lulus, 10 proposal terpilih dibedah di Jakarta.

Diantaranya 10 proposal yang dinyatakan lulus tersebut adalah Nova Misdayanti Asal Banda Aceh. Filmmaker perempuan ini juga pernah memenangi beberapa kompetisi ditingkat lokal dan nasional. Kali ini, ide film nya tentang Penerima bidikmisi ciptakan ramuan diabetes.

“Keupula Cange (buah tanjung) yang merupakan kisah dari kaki gunung Seulawah, Lamteuba, Aceh Besar, Provinsi Aceh. Kisah ini mengangkat tentang mahasiswi yang mencarikan ramuan dari buah tanjung” kata Nova, Director film Keupula Cange.

Nova menjelaskan, film documenter ini akan diproduksi dengan gaya milenial sehingga dapat dinikmati oleh semua kalangan, tentunya menginspirasi anak muda.

“Dari film ini, kita akan menggunggah generasi milenial untuk lebih kreatif. Jadi kita akan membuat pendekatan dengan gaya anak muda,” terangnya.

Sementara itu, film ini akan dimentori oleh seorang documentator Daniel Rudi Haryanto, yang cukup dikenal didunia dokumenter.Berikut daftar 10 finalis Bidikmisi Awards 2019, antara lain adalah Anak Rantau dari Pulau Guwa Bergaji Dollar (Agus Zaenal, Malang). Asa di Tambang Pasir (Pelangi Karisma Kristi, Wonosobo). Jasiner (Abdul Malik, Blora). Kibar Layar Sang Anak Laut (M. Andi Fikri, Sidoarjo). Langkah Rubah di Selatan ( Aniema Susanti, Jakarta). Mengarungi Mimpi dari Saponda (Tomy Almijun Kibu, Kendari). Mimpi di atas Kursi Roda (Morsed, Kutai). Obor Penyelamat Moro-Moro (Andi Kurniawan, Lampung). Penerima Bidikmisi Ciptakan Ramuan Diabetes (Nova Misdayanti, Aceh). Sarjana Pelunas Janji Kemerdekaan (Wisnu Dwi Prasetyo, Lampung). (Hidayatullah).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More