www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Fahlevi Kirani : Penetapan Zona Merah Yang Dilakukan Pemerintah Tidak Tepat

0 496

Acehasia.com| Banda Aceh- Ketua Komisi V DPR Aceh, M Rizal Fahlevi Kirani menilai penetapan 9 Kabupaten kota sebagai zona merah Corona tidak tepat. Dia berharap, Pemerintah Aceh bisa menjelaskan indikator yang digunakan untuk menentukan zona tersebut, tulis Fahlevi dalam siaran pers yang diterima acehasia.com, Sabtu, (06//06/2020).

Ketua Komisi V ini berharap bahwa Pemerintah Aceh tidak seharusnya menerima mentah-mentah keputusan Pemerintah Pusat soal penetapan zona merah di Aceh. dia menilai bahwa, pemerintahan Aceh lebih mengetahui kondisi sebenarnya soal Aceh dibanding Pemerintah Pusat.

“Kami melihat, langkah Pemerintah Aceh yang kemudian menerbitkan Surat Edaran Gubernur Aceh Nomor 4410/7810 tanggal 02 Juni 2020 terlalu terburu-buru tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkan. Surat itu tidak hanya menjadi teror baru di masyarakat, tetapi juga membingungkan, sekaligus menunjukkan betapa konyolnya,” jelas Fahlevi.

Kepada awak media ini dia juga menambahkan, seharusnya Pemerintah Aceh bisa bersikap kritis, dan tidak langsung menerima dan kemudian mengeluarkan surat edaran.

Dari analisa Fahlevi, data kasus Corona di Aceh merupakan yang terendah se Indonesia. Karena itu Aceh kemudian ditetapkan sebagai zona hijau. Dengan kondisi demikian, Aceh seharusnya sudah mulai memasuki fase kehidupan new normal. Aktivitas masyarakat bergeliat kembali dan ekonomi bergerak lagi.

“Plt Gubernur justru mengeluarkan SE yang membuat masyarakat takut beraktivitas. Ini bisa berakibat pada makin terpuruknya ekonomi masyarakat, setelah beberapa bulan ini mereka harus kehilangan sumber pendapatannya,” tambah fahlevi, yang juga mantan aktifis 98 ini.

Dia berharap, Pemerintah Aceh memperketat pengawasan di setiap pintu masuk. Baik di bandara, pelabuhan, dan di perbatasan lintas darat.

“Kami berharap Pemerintah Aceh bisa lebih selektif. Jika memang ragu, ajak DPRA untuk berdiskusi. Kami siap memberi masukan yang membangun,”tutup fahlevi.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More