www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Fachrul Razi : ‘Syarat Kemajuan Aceh Yakni Ahlussunnah Waljama’ah’

0 670

Acehasia.com | Aceh Utara – Senator DPD RI Asal Aceh, H. Fachrul Razi, MIP, angkat bicara soal surat edaran Plt Gubernur Aceh tentang larangan mengadakan pengajian selain dari I’tiqad Ahlussunnah Waljama’ah yang bersumber hukum Mazhab Syafi’iyah.

Menurut Fachrul melalui keterangan tertulisnya yang diterima Acehasia.com, Rabu (01/01/2020), bahwa Ahlusunnah Waljama’ah itu sendiri merupakan aqidah yang menjadikan Rasulullah SAW dan para sahabatnya sebagai panutan. 

Kejayaan Aceh menurutnya karena adanya diterapkan Qanun Meukuta Alam Alsyi yang menegaskan Aceh berakidah Ahlussunnah Waljama’ah. Maka menurutnya lagi, di Aceh wajib dilaksanakan I’tikad Ahlussunnah Waljama’ah yang bersumber dari hukum Mazhab Syafiiyah.

“Dimasa lalu Aceh, jika aliran lain masuk ke Aceh maka legitimasi Sultan Aceh akan hilang. Oleh karena itu, syarat kemajuan Aceh yakni Ahlussunnah Waljama’ah yang bersumber dari hukum Mazhab Syafi’iyah wajib diterapkan,” tegas Fachrul Razi.

Dikatakannya, bahwa Ahlusunnah Waljama’ah itu sendiri merupakan aqidah yang menjadikan Rasulullah SAW dan para sahabatnya sebagai panutan. Kejayaan Aceh karena adanya diterapkan Qanun Meukuta Alam Alsyi yang menegaskan Aceh berakidah Ahlussunnah Waljama’ah.

Dirinya juga meminta bukan hanya dalam bentuk “surat edaran” itu saja, namun demikian Pemerintah Aceh juga diharapkan untuk agar dapat menyiapkan Qanun penerapan Ahlussunnah Waljama’ah yang bersumber dari hukum mazhab Syafi’iyah sebagai hukum di Aceh.

Semua sudah diatur dalam MoU Helsinki dan UUPA. Merujuk saja pada poin MoU Helsinkin poin 1.1.6 yang menjelaskan qanun Aceh akan disusun kembali untuk Aceh dengan menghormati tradisi sejarah dan adat istiadat rakyat Aceh serta mencerminkan kebutuhan hukum terkini Aceh, dan UUPA pasal 13 ayat 1, Pasal 16 ayat 2, Pasal 17 ayat 2, Pasal 42 ayat 1, Pasal 44 ayat 1, Pasal 125-133.

Pemerintah Pusat, sebut Fachrul, telah mengakui keistimewaan Aceh untuk menerapkan keislaman sebagai kekhususan sebagai mana UUD 1945 pasal 18B dan mengakui daya juang tinggi Aceh dimasa kemerdekaan bersumber dari pandangan hidup yang berlandaskan syari’at Islam yang melahirkan budaya Islam yang kuat.

“Sehingga Aceh menjadi daerah modal bagi perjuangan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan NKRI. Saya mendukung pernyataan Ulama Aceh Tu Sop. Semua masyarakat Aceh sangat diharapkan untuk taat terhadap pemimpin Aceh selama kebijakannya adalah untuk kebaikan,” tandas Fachrul Razi. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More