www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

DPRA Gelar Rapat RDPU Raqan Tentang Hukum Keluarga

0 1,255

Acehasia.com| Banda Aceh – Muhammad Sulaiman, Ketua DPRA membuka Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU)  di gedung Utama DPRA. Rapat ini bertujuan untuk membahas rancangan qanun Aceh tentang hukum keluarga. Kamis (01/7/ 2019)

“Kami atas nama Pimpinan DPRA menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kinerja Komisi VII DPRA yang diketuai oleh saudara H. Ghufran Zainal Abidin, yang dibantu oleh beberapa tenaga ahli yang telah mampu menyelesaikan pembahasan Raqan ini,”ucapnya.

Bagi masyarakat Aceh, mengatur, membina dan melaksanakan hubungan keluarga mempunyai karaktaristik tersendiri yang tidak dapat dipisahkan dengan Syariat Islam. Hukum-hukum yang berkaitan dengan kekeluargaan yang sudah ada dan berlaku secara nasional belum mampu mengatur, membina, menjamin hak-hak dan menyelesaikan berbagai persoalan keluarga secara komprehensif di tengah-tengah masyarakat Aceh

Berdasarkan amanat Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2014 Tentang Pokok-Pokok Syariat Islam, ketentuan lebih lanjut mengenai Pernikahan, Pemutusan Hubungan Pernikahan, dan Warisan (mawaris) dapat diatur dalam Qanun Aceh. Oleh karena itu Pemerintah Aceh merasa perlu membentuk Qanun Aceh Tentang Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhshiyah) ini, untuk menjamin perlindungan hak bagi Suami, Isteri, dan Anak dalam Keluarga.

Sulaiman juga mengatakan bahwa, dibuatnya aturan hukum keluarga bertujuan untuk membentuk keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, kekal, berdasarkan nilai-nilai islami serta memberikan kepastian hukum.

Raqan ini mendapat perhatian secara nasional dan regional, tentu banyak yang beranggapan aturan yang diatur dalam bab IX mulai dari pasal 46 sampai dengan pasal 5 belum saatnya diberlakukan namun sebenarnya ada sanksi yang tegas apabila dilanggar.

“Kami menaruh harapan besar kepada bapak dan ibu yang telah memenuhi undangan kami pada rapat dengar pendapat umum (rdpu) ini, untuk dapat berpartisipasi penuh untuk memberi masukan secara komprehentif demi kesempurnaan substansi rancangan qanun aceh tentang hukum keluarga,”kata Sulaiman.

Rapat ini turut dihadiri oleh Bupati/walikota se-aceh, Asisten Pemerintahan Dan Keistimewaan Aceh, Tim Eksekutif Pemerintah Aceh, Ketua DPR Kab/Kota. Lembaga/instansi Vertikal Aceh, Rektor Universitas Negeri Dan Universitas Swasta, Ketua MPU Aceh, Ketua MPU Kab/Kota Se Aceh, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Aceh, Kepala Satpol PP Dan WH Aceh, Kepala Dinas Syariat Islam Se Aceh, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Se Aceh, Kepala Biro Keistimewaan Dan Kepala Biro Hukum Setda Kab/Kota Se Aceh, Para Pengurus LSM Dibidang Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan HAM.(Nisa/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More