www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Dongeng Ceria Untuk Anak-anak di Cahaya Aceh

0 829

Acehasia.com| Banda Aceh- Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Aceh menggelar kegiatan Dongeng Ceria di Cahaya Aceh. Acara tersebut diikuti ratusan anak anak yang berasal dari Kecamatan Baitussalam, Mesjid Raya, dan Darussalam di Kabupaten Aceh Besar. Jumat sore (13/9/2019).

Camat Baitussalam, Abubakar, S.Ag menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat positif dan bermanfaat untuk anak anak.

“ Kami sangat mendukung kegiatan semacam ini dan berharap dapat dilakukan secara berkala dan berkelanjutan demi mencerdaskan generasi penerus,” sebutnya yang didampingi Abdul Kadir, Keuchik Lambada Lhok, di lokasi pusat Balai Edukasi dan Taman Baca Cahaya Aceh.

Sementara Ketua Panitia, Tgk Nurul Kemalahayati, SE, MM mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan minat baca generasi Aceh di era milenial.

“Alhamdulillah acara hari ini sangat meriah dan kita anak anak Aceh adalah orang orang yan cerdas. Kita harus terus berprestasi dan mampu bersaing. Maka kuncinya adalah dengan membaca,” ungkapnya.

Ketua Pembina dan Pendiri Cahaya Aceh, Azwir Nazar menyatakan optimisme terhadap masa depan Aceh melalui generasi muda yang akan terus bangkit dan belajar.

“Di Balai Cahaya Aceh ini sudah lebih setahun semua kegiatan gratis. Ada adik adik yang ingin belajar, dia datang. Ada anak muda yang mau menyalurkan ilmunya dia mengajar. Ada pula yang ingin membantu, dan ada yang layak dibantu. Maka semua ketemu untuk saling belajar dan memberi. Cahaya Aceh sebagai fasilitator.

“Dengan sedikit kerja keras, fokus dan tekun kita berdoa semoga terus lahir anak anak muda yang memiliki jiwa kerelawanan untuk membina adik adiknya di seluruh pelosok Aceh. Insya Allah kita akan menjadi lebih baik,” jelas mantan Presiden PPI Turki.

Acara ditutup dengan sesi dongeng ceria yang dipandu oleh Bunda Yuli Yana, seniman asal Lampung yang telah lama berdomisili di Aceh. Anak Anak begitu terpikat dengan suguhan cerita cerita rakyat disertai gelak ketawa yang khas.

Bunda Yuliana mengatakan sangat senang bersama anak anak dan dari hasil binaannya bersama Badan Arsip dan Perpustakaan juga beberapa waktu lalu berhasil meraih juara satu tingkat nasional. Usai berdongeng para peserta makan bersama dan berfoto.

Tiap hari Cahaya Aceh membuka kesempatan bagi anak-anak usia SD-SMA untuk belajar mulai tahfidz, tilawah, bahasa Arab, Inggris, Turki, Silat, menari, tafsir, melukis, hingga pengajian ibu ibu dan bapak bapak. Semuanya gratis dan boleh belajar sesuai dengan peminatan masing masing.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More