www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Diduga Disambar Petir, Remaja Berusia 14 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

0 341

Acehasia.com | Aceh Utara – M. Ikbal Maulana, remaja berusia 14 tahun ditemukan meninggal dunia di persawahan Desa Matang Ben, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (10/06/2020) malam seusai ba’da magrib.

Jasad korban ditemukan oleh ayah kandungnya, M. Yunus (40) bersama warga yang turut membantu melakukan pencarian korban. Pencarian itu bermula saat korban belum juga pulang kerumahnya di Desa Matang Ben hingga petang tiba.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Tanah Luas, Ipda Yose Rizaldi, mengutip kronologi kejadian menyebutkan awalnya korban bersama temannya bermain layang di area persawahan Desa Matang Ben pada Rabu sore.

Mengingat cuaca mulai turun hujan dan bahkan disertai petir, enam orang teman korban memilih pulang. Lantas, hingga pukul 19:00 WIB korban ternyata belum juga pulang kerumahnya. Orangtua korban mulai panik, dan menanyakan keberadaan putranya kepada teman korban.

“Orang tua dari korban menanyakan keberadaan korban pada temannya tersebut dikarenakan korban belum juga berada dirumah. Setelah mengetahui korban tidak ada bersama temannya itu, orang tua bersama warga mencarinya ke persawahan,” ujar Ipda Yose Rizaldi kepada wartawan, Kamis (11/06/2020).

Sesaat dalam pencarian itu, korban akhirnya ditemukan. Namun, kondisi korban sudah meninggal dunia dengan kondisi meninggalkan bekas lebam maupun memar di bagian wajah dan sekujur tubuh korban.

Bekas luka lebam dan memar itu, diduga akibat sambaran petir. Hal itu diperkuat dengan pengakuan teman korban bahwa mereka sempat mendengar suara petir saat hendak pulang bermain layang di persawahan setempat.

“Jenazah korban pada waktu itu juga langsung dibawa pulang orangtuanya bersama warga ke rumah duka tak jauh dari area persawahan untuk disemayamkan,” tandas Kapolres melalui Kapolsek Ipda Yose Rizaldi. (Chairul)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More