www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Dewan Aceh Utara Minta Plt Segera Cabut Status Zona Merah Covid-19

0 1,561

Acehasia.com | Aceh Utara – Penetapan Zona Merah Covid-19 oleh Plt Gubernur Aceh terhadap beberapa Kabupaten/Kota di Aceh menuai protes, tak terkecuali Kabupaten Aceh Utara. Sejumlah kalangan meminta Plt Gubernur Aceh dapat mencabut status zona merah untuk Aceh Utara.

Penetapan zona merah salah satunya terhadap Aceh Utara melalui Surat Edaran Gubernur Aceh Nomor 440/7810 tanggal 2 Juni 2020, dinilai membingungkan publik dan memicu keresahan di kalangan masyarakat. Apalagi belum ada pasien di Aceh Utara yang meninggal dengan hasil positif Covid.

Hingga kini, status Zona Merah Covid-19 masih terus menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara juga angkat bicara terkait persoalan ini. Tau-tau, Aceh Utara ditetapkan sebagai Zona Merah.

Seperti yang disampaikan Ketua Komisi IV DPRK Aceh Utara Fraksi Partai Aceh, Nasrizal atau Cek Bay, saat dimintai tanggapannya oleh Acehasia.com di Lhoksukon Pusat Ibukota Aceh Utara, Senin (08/06/2020). Pihaknya sangat menyayangkan Aceh Utara ditetapkan Zona Merah.

Menurutnya, Zona Merah untuk Aceh Utara dapat merugikan masyarakat terutama dalam segi perekonomian sehingga terjadi kepanikan. Penetapan tersebut juga tidak ada dasar, kecuali terdapat pasien ODP/PDP yang meninggal dengan hasil Swab Positif Covid-19.

“Kami menyayangkan penetapan zona merah oleh Plt Gubernur Aceh melalui Surat Edaran itu. Apalagi RS yang menjadi rujukan bagi pasien ODP letaknya di Kota Lhokseumawe, bukan Aceh Utara. Sekarang ini belum ada pasien di Aceh Utara yang meninggal dengan hasil positif Covid-19,” ujar Cek Bay.

Maka untuk itu, pihaknya sangat mengharapkan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dapat mencabut penetapan zona merah dari Aceh Utara. Terkecuali menurutnya, ada pasien yang meninggal dengan hasil positif Covid-19.

“Selama ini Aceh Utara kan baik-baik saja, dan mudah-mudahan kedepan kondisi di Kabupaten Aceh Utara ditengah pandemi ini terus membaik. Kita juga tidak menginginkan warga kita yang meninggal dengan hasil positif Covid,” imbuh Cek Bay dengan nada tegas.

Lagi-lagi Cek Bay ‘berang’ dengan status Zona Merah itu. Bagaimana tidak, secara tiba-tiba Aceh Utara ditetapkan zona merah Covid-19 bahkan menuai protes hingga kini. Tim Gugus Tugas Covid-19 untuk Aceh Utara juga diminta untuk transparan.

“Artinya, atas dasar apa ini tiba-tiba Aceh Utara zona merah. Kemudian, Tim Gugus Tugas Covid-19 untuk Aceh Utara seharusnya transparan dalam hal pendataan maupun penanganan terhadap Covid,” tandas Cek Bay mengakhiri tanggapannya saat ditemui Acehasia.com. (Chairul)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More