www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Dayah Budi Nurussalam Lhoksukon Gelar Muzakarah Ulama Yang Ke III

0 1,016

Acehasia.com | Aceh Utara – Dayah Pengajian Budi Nurussalam di Desa Geulumpang Km 10, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara menggelar Muzakarah Ulama yang ketiga kalinya sekaligus maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di halaman Dayah setempat, Kamis (30/01/2020).

Muzakah yang mengangkat tema tentang ‘Pembahasan Zakat dan Kafarah’ turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, Ketua MPU Aceh Utara Tgk. H. Abdul Manan, sejumlah Ulama diantaranya Tgk. H. Muhammad Daud atau Ayah Cot Trueng, Tgk. H. Ramli Ben Cut atau Abati Babah Buloh dan Abati Jungka Gajah.

Sementara dari tingkat legislatif turut dihadiri anggota DPR Aceh Fraksi Partai Aceh yaitu Mawardi M atau Tgk Adek, Ketua Komisi IV DPRK Aceh Utara Nasrizal atau Cek Bay beserta Mukhtar yang juga anggota DPRK Aceh, perwakilan Badan Dayah, Muspika Lhoksukon, dan Pimpinan Dayah Budi Nurussalam yaitu Tgk Hasballah dan masyarakat.

Sementara itu Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, menjawab Acehasia.com mengatakan Muzakarah sebelumnya sudah pernah dilakukan di Dayah tersebut dan kali ini mengangkat tema tentang pembahasan Zakat dan Kafarah. Pihaknya menilai Muzakarah sangat penting dilakukan apalagi mengingat status Syari’at Islam di Aceh.

Ini merupakan sesuatu yang sangat penting dengan statusnya Aceh memiliki Syari’at Islam. Makanya disini kan secara keselurusan Aceh Utara kita meminta setiap desa harus membuat Qanun Desa supaya terikat dengan aturan yang bersyariat,” ujar Fauzi.

Dengan adanya Muzakarah, sambung Fauzi, supaya tidak ada hal-hal terjadinya konflik antar ulama khususnya di tingkat Kecamatan. Ulama sangatlah penting, apalagi dalam rangka pembinaan umat ke depan dan dapat berfungsi dalam memberikan saran, masukan, serta nasihat.

“Maka yang kita harapkan melalui Muzakarah Ulama hari ini, supaya jangan ada aliran-aliran lain yang menganggu kestabilan umat beragama khususnya Jama’ah di Aceh Utara, jangan diganggu dengan aliran-aliran yang tidak dianut oleh masyarakat Aceh Utara,” tandas Fauzi seraya berharap.

Sebagaimana diketahui, dalam melaksanakan kebijakan daerah, petunjuk dan dukungan moril dari para Ulama sangat dibutuhkan sehingga semua program dan kinerja positif dapat berjalan dengan baik dan lancar. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More