www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Desa di Kemukiman Lhoksukon Teungoh Dilanda Banjir

0 275

Acehasia.com, Aceh Utara | Sejumlah Desa kawasan DAS Krueng Peutoe di kemukiman Lhoksukon Teungoh (LT) Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara dilanda banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi di wilayah itu sejak dua hari terakhir.

Informasi diperoleh, banjir mulai merendam perumahan warga sejak Jum’at petang (04/12/2020). Curah hujan tinggi menyebabkan debit air Krueng Peutoe meluap hingga merendam beberapa titik ruas jalan lintas Lhoksukon, Cot Girek.

Berdasarkan pantauan acehasia.com, pada Jum’at sekira pukul 19:00 WIB banjir hanya merendam Desa Geulumpang LT dengan ketinggian bervariasi dan merendam ruas jalan. Namun, informasi disampaikan Ketua PC KNPI Lhoksukon, Mukhtar, banjir meluas ke beberapa desa lainnya yang ada di Kemukiman itu.

Terlihat, debit air terus meninggi bahkan dikhawatirkan terus meluap dari Krueng Peutoe akibat curah hujan masih tinggi.

“Banjir terpantau di Desa Dayah LT dan Krueng LT, sekitar puluhan rumah warga terendam dan badan jalan juga terendam,” ujar Mukhtar.

Ia menjelaskan bahwa banjir kali ini terjadi bukan karena tanggul jebol, melainkan akibat meluapnya debit air sungai Krueng Peutoe. Namun, menurutnya lagi jika hujan tak kunjung reda maka tidak menutup kemungkinan tanggul di kawasan itu akan jebol.

“Kondisi debit airnya sedang meninggi. Khusus di Desa Dayah LT kemungkinan akan merendam badan jalan, bahkan dikhawatirkan tanggul sungai akan jebol mengingat hujan belum reda dan debit air sungai masih bertambah. Nah saya rasa sungai Peutoe ini harus normalisasi,” ujarnya.

Pantauan acehasia.com, hingga Sabtu (05/12/2020) dinihari pukul 02:00 WIB banjir belum juga surut, justru meluas ke beberapa desa lainnya yang ada di Kemukiman Lhoksukon Teungoh ditambah lagi dengan curah hujan yang masih tinggi. [Chairul]

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More