www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Cegah Covid-19, MRI ACT Semprotkan Disinfektan di Dua Masjid Lhokseumawe

0 501

Acehasia.com | Lhokseumawe – Dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang saat ini sangat meresahkan masyarakat, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lhokseumawe, Aceh, melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Langkah tersebut dilakukan menjelang waktu Jum’at tiba di dua lokasi, Jum’at (20/03/2020), yaitu di masjid Jamik Lancang Garam dan masjid Babul Huda Panggoi sebagai bentuk dukungan terhadap seruan dari Pemerintah Pusat.

Ketua MRI Lhokseumawe, Rauzi Haristiya, mengatakan dalam kegiatan itu pihaknya melibatkan enam orang MRI Lhokseumawe dan Aceh Utara. Penyemprotan meliputi dari pagar masjid, tempat wudhu dan sisi samping kiri komplek masjid. Usai shalat Jumat, MRI-ACT Lhokseumawe turut membagikan makanan gratis.

Menurut dia, pemilihan penyemprotan desinfektan dikarenakan Masjid Jamik dan Babul Huda merupakan Masjid yang jamaahnya berasal dari dalam dan luar daerah. Penyemprotan juga dilakukan usai shalat Ashar di masjid Islamic Center Lhokseumawe dan tempat umum seperti terminal labi-labi.

“Masjid merupakan tempat umum sehingga menjadi prioritas penyemprotan disinfektan dan jamaah yang shalat di masjid nyaman. MRI-ACT Insyaallah akan terus berupaya bersama-sama secara aktif mencegah virus Corona agar tidak menyebar di Aceh,” kata Rauzi Haristiya dalam keterangan tertulis.

Kedepan, sambung dia, MRI-ACT Lhokseumawe akan membagikan handsanitezer yang di racik sendiri oleh pihaknya kepada masyarakat, dan untuk jamaah shalat Jumat akan disemprotkan di tangan masing-masing agar kehigienisan tetap terjaga.

Sementara itu Hidayatullah sebagai staff program ACT Lhokseumawe menjelaskan, sebelumnya ACT bersama MRI di seluruh kabupaten/kota di Aceh sudah mensosialisasikan metode pencegahan Covid-19 di sekolah-sekolah maupun melalui media sosial.

Ia mengajak masyarakat mencegah Covid-19 secara masif bersama-sama dan mengimbau masyarakat agar tidak panik serta rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitazier, menjaga wudhu, dan selalu menggunakan masker apabila mengalami gejala batuk, pilek, atau gejalan pernapasan lainnya.

“Dan menjaga etika batuk, hindari menyentuh area wajah, selalu membersihkan area sekitar seperti gagang pintu, meja kerja, dan laptop. Jangan lupa untuk berdoa, bertawakkal kepada Allah, dan bersedekah agar kita dijauhkan dari wabah ini,” ujar Hidayatullah. (Chairul)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More