www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Cahaya Aceh Bagikan Sedekah Pangan

0 493

Acehasia,com | Banda Aceh – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1441 H, Yayasan Cahaya Aceh kembali menyalurkan sedekah pangan untuk anak yatim dan warga kurang mampu. Bila tahun lalu dipusatkan di Aceh Besar, sekarang lebih di fokuskan ke sejumlah daerah tingkat II di pedalaman Aceh.

Ditambah dengan situasi dengan musibah Covid19, jadi momentum sedekah pangan juga kepedulian, serta mengajak semangat berbagi untuk sesama.

“Tahun lalu, Kita bekerjasama dengan Kafalah Indonesia dan Lembaga Internasional, Hasene yang bermarkaz di German. Karena wabah Corona di Eropa dan Amerika, maka tahun ini kita galang dana via medsos untuk menjalankan program” sebut Mushalin Zulkifli, Ketua Yayasan Cahaya Aceh.

Dalam beberapa hari ini, Cahaya Aceh menyalurkan bantuan ke beberapa daerah seperti Pidie, Biereun, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Selatan, dan Abdya. “Insya Allah akan terus berlanjut hingga Ramadhan tiba,”ujar Mushalin.

Para guru dan relawan Cahaya Aceh yang sedang berada di daerah masing-masing, turut memanfaatkan waktunya. Selain mengedukasi masyarakat, juga menyerahkan sedekah pangan Ramadhan yang berisi bahan pokok seperti beras, telur, sirup, gula, susu, roti, dan minyak kepada kaum Dhuafa dan Yatim yang terdampak Covid-19.

Metode pengumpulan donasi dilakukan dengan melakukan transfer ke Rekening Yayasan Cahaya Aceh untuk masing-masing satu paket Rp. 200 ribu rupiah.

“Jadi semua orang boleh ikutan. Bisa 1 paket atau setengah paket. Bisa juga lebih. Kami yang mahasiswa ya minimal 1 paket” ujar Ustadzah Ria di Nagan Raya.

Ia juga mengatakan ini merupakann pengalaman baru untuk berkunjung langsung ke rumah warga dan meliat kondisi mereka.

“İni sungguh pengalaman yang luar biasa dan menantang. Kami diberi kesempatan oleh Cahaya Aceh pergi kerumah rumah penduduk di pedalaman dan melihat kondisi mereka langsung,” cetus Efendy yang sedang menyalurkan bantuan di Aceh Selatan.

Cahaya Aceh dinisiasi oleh Azwir Nazar mantan Presiden Mahasiswa Indonesia di Turki. Meski baru dua tahun, Yayasan ini telah banyak melakukan kegiatan pendidikan, sosial, agama dan kemanusiaan.

Di Aceh Besar, Cahaya Aceh memiliki satu balai yang diberi nama Balai Edukasi dan Taman Baca Cahaya Ace.  Setiap sore hari anak-anak belajar secara gratis yang diasuh oleh para relawan baik yang sedang kuliah di Banda Aceh, maupun alumni Luar Negeri. Para relawan ini tidak dibayar dan melakukannya dengan ikhlas sesuai bidang ilmu masing masing.

Di bidang agama, selain mengadakan kegiatan harian seperti pengajian fiqh bagi ibu-ibu dan Tafsir bagi kalangan bapak, YCA juga sering mengadakan kegiatan peringatan hari-hari besar Islam. Baik sendiri maupun bergandeng tangan dengan komunitas lainnya.

“Di bidang kemanusiaan, YCA beberapa kali menginisiasi kegiatan sosial, bukan saja di Aceh, tapi juga untuk gempa Lombok dan beli baju lebaran bagi anak anak pengungsi Suriah dan Uygur di Istanbul, Turki. Insya Allah di Turki kita punya cita cita. Ada rumah Cahaya Aceh di ibukota dunia” harap Dedy Irwanda, relawan Cahaya Aceh disana.

“Alhamdulillah semoga istiqamah, sekarang ada lebih 40 relawan yang mengajar dan ratusan anak anak muda terlibat dalam berbagai kegiatan Cahaya Aceh meski berada di Luar Aceh dan mancanegara” sebut Firmansyah Asnawi, Representatif CA di Jakarta.

YCA juga mengucapkan terima Kasih bagi semua donatur yang telah berpartisipasi. “Kita tak melihat besar kecil jumlahnya, karena 100 persen insya Allah akan kita salurkan ke yang berhak. Yang penting adalah keihlasan kita semua dan saling berbagi. Tanpa harus menyalahkan siapapun dalam kondisi begini” tutup Intan, qariah Cahaya Aceh di Abdya. (Ril)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More