www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Bupati Aceh Utara : Surat Mendes Sudah Jelas Memaparkan Tata Cara Penggunaan ADD untuk BLT

0 706

Acehasia.com | Aceh Utara – Para Geuchik dan Aparaturnya di seluruh Desa wilayah Kabupaten Aceh Utara diminta mempedomani surat dari Menteri Desa PDTT terkait dengan pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa untuk keluarga miskin terdampak wabah Covid-19.

Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib atau Cek Mad menyebutkan surat dari Mendes PDTT Nomor 1261/PRI.00/IV/2020 tanggal 14 April 2020 sudah cukup jelas memaparkan tentang tata cara penggunaan dana desa untuk BLT dimaksud.

Pemkab Aceh Utara juga telah meneruskan surat Mendes tersebut kepada para camat untuk selanjutnya disampaikan kepada geuchik. Surat Mendes PDTT dijelaskan dengan rinci tentang tata cara pendataan warga terdampak, mekanisme pengalokasian dana desa, mekanisme penyaluran, jangka waktu dan besaran bantuan untuk setiap keluarga miskin hingga proses monitoring dan evaluasi.

Untuk itu pihaknya meminta agar surat Mendes PDTT dipedomani dengan baik dan benar agar penyaluran BLT tidak bermasalah di lapangan. Sebelumnya Pemkab Aceh Utara telah mengirim surat kepada Mendes PDTT memohon petunjuk agar dana desa dapat digunakan untuk bantuan kepada keluarga miskin terdampak Covid-19.

“Alhamdulillah, akhirnya Mendes PDTT mengeluarkan surat yang ditujukan kepada seluruh Kepala Daerah dan Kepala Desa yang membolehkan penggunaan dana desa untuk BLT bagi keluarga miskin dengan kriteria yang telah ditetapkan,” kata Cek Mad didampingi Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Wabah Covid-19 Aceh Utara Andree Prayuda, Jum’at (17/04/2020).

Pihaknya juga mengingatkan hendaknya pendataan terhadap keluarga miskin penerima BLT-Dana Desa benar-benar mempedomani petunjuk sesuai surat Mendes PDTT tersebut. Yang dimaksud keluarga miskin adalah yang memenuhi minimal 9 dari 14 kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial RI.

“Ini sangat penting dipedomani, supaya tidak terjadi tumpang tindih atau terjadi komplain pada saat penyaluran bantuan. Supaya penyaluran BLT-Dana Desa terlaksana dengan baik, saya meminta aparatur desa bekerja maksimal dengan mengedepankan musyawarah desa,” tukas Cek Mad.

Kemudian, Libatkan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) atau Tuha Peut desa sebagai petugas monitoring dan evaluasi. Sangat diharapkan adanya kerjasama, koordinasi dan komunikasi yang terbuka diantara semua aparatur dan tokoh-tokoh desa agar penyaluran BLT-Dana Desa ini berjalan dengan baik. (Chairul)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More