www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

BMKG dan BPBD Imbau Potensi Gelombang Tinggi di Tiga Wilayah Aceh

0 2,400

Acehasia.com | Aceh Utara – Sejumlah perairan di beberapa wilayah Aceh berpotensi gelombang tinggi dengan ketinggian mencapai sekitar 2,5 meter. Prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Malikussaleh Aceh Utara, ini berpeluang terjadi hingga dua hari kedepan.

Prakirawan BMKG stasiun Malikussaleh, Wiwit Nitasari, mengatakan gelombang tinggi berpotensi terjadi di perairan Kabupaten Bireueun, Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Untuk itu pihaknya mengimbau agar warga dapat mengurangi aktivitas di laut.

“Gelombang tinggi mencapai 2,5 meter ini sangat beresiko untuk kapal-kapal seperti perahu nelayan dan kapal tongkang. Sehingga kami menghimbau untuk agar warga mengurangi aktivitas di laut,” kata Wiwit melalui pesan singkatnya menjawab Acehasia.com, Senin (30/12/2019).

Hal ini juga berlaku bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir atau sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara juga mengimbau kepada masyarakat terkait hal itu.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara, Drs. Amir Hamzah, mengatakan pihaknya melakukan patroli di perairan Aceh Utara pada Minggu (28/12/2019) dan mengimbau agar warga tidak bermandian di laut saat berekreasi.

Imbauan ini sekaligus bahwa pihaknya tak ingin nuansa liburan akhir tahun diwarnai dengan kabar duka atau musibah tenggelam apalagi perairan berpotensi gelombang tinggi.

“Silahkan kalau ke objek wisata berlibur kepantai asal tidak mandi dilaut,” kata Amir Hamzah.

Pihaknya tidak ingin nuansa liburan akhir tahun 2019 diwarnai kabar duka atau musibah tenggelam. Untuk itu pula, guna menghindari jatuhnya korban jiwa pihaknya telah mengerahkan personel SAR dibawah kendali Komandan SAR agar dapat Patroli dilokasi objek wisata.

Objek wisata yang disebut antara lain Pantai Lanchok di Kecamatan Syamtalira Bayu mengingat lokasi wisata tersebut menjadi sasaran masyarakat berlibur. “Kita tetap mengawasi dan mengingatkan untuk menghindari jatuhnya korban. Jikapun mau mandi pilihlah lokasi atau tempat yang aman,” imbau Amir Hamzah. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More