www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

BKSDA Amankan Seekor Siamang Jantan Usai Diserahkan Masyarakat Secara Sukarela

0 545

Acehasia.com | Aceh Utara – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh melalui tim Seksi Konservasi Wilayah I Lhokseumawe dan Resort 11 KSDA Aceh Utara mengamankan seekor satwa dilindungi yaitu Siamang (Symphalangus Syndactylus).

Satwa berjenis kelamin jantan dengan usia sekitar lima tahun diamankan setelah secara resmi diserahterimakan oleh salah seorang masyarakat yang telah dua tahun memelihara satwa tersebut. Secara sukarela, masyarakat tersebut menyerahkan hewan peliharaannya ke pihak KSDA setempat.

“Masyarakat tersebut secara sukarela menyerahkan Siamang kepada kami di Lhokseumawe dan sudah kami amankan,” kata Kasi Konservasi Wilayah I Lhokseumawe, Kamaruddzaman melalui tim Resort 11 KSDA Aceh Utara, Nurdin, Selasa (12/05/2020).

Disebutkan, satwa yang dilindungi ini langsung dibawa ke Banda Aceh dan akan dikarantina terlebih dahulu untuk sementara. “Jadi satwa yang dilindungi itu langsung dibawa ke Banda Aceh untuk dikarantina sementara, selanjutnya akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya,” imbuh Nurdin.

Dalam hal ini, pihaknya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak memelihara satwa yang dilindungi apapun jenisnya. Bagi masyarakat yang memeliharanya maka dihimbau untuk dapat menyerahkan hewan peliharaannya (yang dilindungi) kepada pihak terkait.

“Himbauan kami dari sebagai pihak KSDA terkait hal ini diharapkan pada masyarakat yang memelihara satwa yang dilindungi untuk dapat menyerahkan pada pihak terkait. Karena satwa tersebut bisa menyebarkan penyakit, dan diambang kepunahan,” tandas Nurdin.

Perlu diketahui, Siamang merupakan hewan yang terancam punah. Hal ini disebabkan karena banyaknya penangkapan Siamang yang dijadikan pasaran penjualan hewan pemeliharaan. Maka untuk mencegah punahnya Siamang, diperlukan campur tangan Pemerintah dalam menjadikan keberadaan Siamang sebagai objek wisata dan riset sehingga mendatangkan manfaat bagi daerah tanpa harus mengganggu atau menangkap satwa tersebut. (Chairul)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More