www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Bea Cukai Lhokseumawe Musnahkan 59 ton Bawang Merah dan ribuan batang rokok

0 659

Sebanyak 59 ton Bawang tanpa cukai dimusnahkan di Komplek Pelabuhan Umum Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Selain Bawang Merah, petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Lhokseumawe juga memusnahkan 359.852 batang rokok tanpa cukai, dengan berbagai merk.. Kamis (12/9/2019).

Berdasarkan pantauan, pemusnahan tersebut dilakukan dengam cara di bakar, dan di timbun dengan menggunakan alat berat.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai aceh, Safuadi mengatakan bahwa Bawang Merah tersebut merupakan barang sitaan dan barang bukti tindak pidana kepabeanan, dari KM. Chantika GT. 53 No. 972/QQb berbendera Indonesia dan KM. Alif GT.25 No. 385/QQm yang juga berbendera Indonesia. Dari hasil tangkapan tersebut, petugas juga berhasil mengamankan 8 Anak Buah Kapal (ABK).

“Kedua kapal tersebut di tangkap di pesisir timur Sumatera, tapatnya di perairan Jambo aye beberapa waktu lalu,” kata Safuadi.

Petugas mengamankan sebanyak 4.235 karung atau setara dengan 38 ton bawang dari KM. Chantika, sedangkan dari KM. Alif sebanyak 2.336 karung, atau sama dengan 21 ton bawang ilegal.

“Kerugian yang di timbulkan atas impor Bawang Merah Ilegal tersebut berupa kerugian materil dan imateril. Kerugian eateril berupa potensi penerimaan negara yang tidak tertagih dari bea masuk, pajak dalam rangka impor dan cukai yaitu sebesar Rp  797.293.831,” ungkapnya.

Sedangkan menurut Safuadi, untuk kerugian imaterial yang di timbulkan berupa ancaman kesehatan.  Jika Bawang Merah impor ilegal tidak melalui proses tindakan karantina, dapat membahayakan kesehatan konsumen, serta mengganggu kelangsungan produksi oleh petani Bawang merah dalam negeri. (Ril/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More