www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Bantuan Terus Mengalir Untuk Korban Kebakaran di Pirak Timu

0 523

Acehasia.com | Aceh Utara – Bantuan dari sejumlah pihak terus mengalir kepada Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran di Desa Alue Bungkoh, Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara sejak pasca kebakaran pada Sabtu (28/12/2019).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Amir Hamzah, mengatakan bantuan juga datang dari Pemerintah Aceh melalui BPBA pada Selasa (31/12/2019) yang diserahkan langsung kepada para korban di Posko Pengungsian.

“Pemerintah Aceh melalui BPBA yang diwakili oleh Kepala Gudang BPBA, Azhari, telah menyalurkan bantuan berupa logistik untuk para korban. Bantuan juga langsung diterima dan disaksikan pula oleh Muspika, korban, Ketua Posko, IPSM, Kabid Darlog dan tokoh masyarakat,” ujar Amir Hamzah.

Menurutnya, bantuan yang diberikan diantaranya sepuluh unit tabung gas beserta kompor gas, paket seragam sekolah, tenda gulung, selimut, tikar, bahan sekolah, dan peralatan mandi serta peralatan bayi.

“Selain itu ada tambahan bantuan lauk pauk,” tukas Amir.

Sementara itu sebagaimana daftar penyaluran bantuan yang diperoleh Acehasia.com dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) dibawah Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Aceh Utara, tercatat sudah 28 pihak yang menyalurkan bantuan hingga Selasa (31/12/2019) sore.

Adapun bantuan yang datang sejak pasca kebakaran diantaranya dari Pemerintah Aceh melalui BPBA, dari warga luar, Polres Aceh Utara, Dinas Sosial Aceh Utara, Anggota DPRK Aceh Utara, anggota DPD RI, mahasiswa dari Kampus Bumi Persada Lhokseumawe, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh Utara dan Kecamatan Syamtalira Aron.

Bhayangkari Polres Aceh Utara, anggota DPRK Aceh Utara Fraksi Partai Aceh Utara, Komunitas XNCI Lhokseumawe, Sekda Aceh Utara, Mahasiswa Unimal, Partai Nanggroe Aceh (PNA), mahasiswa tergabung dalam organisasi LIMA Matangkuli, PT PHE NSB, dan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia(BKPRMI) Aceh Utara.

Sementara menurur Ketua IPSM Aceh Utara, Mukhtaruddin, bantuan tersebut mulai mencukupi. Namun yang perlu dibantu sekarang ini yaitu Pemerintah diharapkan dapat membantu hunian sementara bagi para korban mengingat para korban menempati tenda darurat.

“Hasil investigasi Tim Reaksi Cepat IPSM Aceh Utara, hunian sementara harus segera dibangun mengingat jumlah pengungsi tidur di tenda yang disediakan BPBD Aceh Utara sangat minim fasilitas. Karena untuk jangka panjang tidak mungkin tidur di tenda terus,” kata Mukhtaruddin.

Pihaknya terkait hal ini juga sudah menghitung kebutuhan anggaran pembangunan hunian sementara yaitu senilai Rp 10 juta.

“Secara keseluruhan butuh anggaran Rp 80 juta, kami sudah berkoordinasi dengan pihak Kalaksa BPBD Aceh Utara,” terang Mukhtaruddin.

Disebutkannya, jika ada pihak-pihak yang ingin membantu korban kebakaran di Pirak Timu maka diharapkan bisa membantu material bangunan. Hal ini guna membangun hunian sementara untuk para korban mengingat bantuan logistik maupun peralatan rumah tangga sudah mencukupi. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More