www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Bantuan Masa Panik Berdatangan Untuk Korban Banjir Aceh Utara

0 625

Acehasia.com | Aceh Utara – Berbagai bantuan masa panik berdatangan untuk korban banjir di Kabupaten Aceh Utara. Diantaranya bantuan didatangkan oleh Pemkab Aceh Utara, Polres Aceh Utara dan sejumlah anggota dewan dari Partai Aceh. Bantuan mulai disalurkan sejak Senin (18/05/2020), dan diterima korban.

Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, menyebutkan bantuan yang disalurkan merupakan tanggung jawab dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Untuk korban banjir di Desa Riseh Tunong Kecamatan Sawang, bantuan didatangkan dari anggota DPRA dan DPRK dari Partai Aceh.

Untuk Kecamatan Matangkuli sendiri, dirinya turut menyalurkan bantuan masa panik tersebut mengingat di Kecamatan itu masih ada enam desa yang tergenang banjir dan masih mendirikan dapur umum mengingat masih ada jumlah pengungsi.

“Untuk Kecamatan Matangkuli ada enam desa yang terparah banjir, maka hari ini (senin, red) kami menyalurkan bantuan ini berupa masa panik dan bisa untuk berbuka puasa juga sahur. Ada juga bentuk bantuan berupa pakaian dan sarung dan umumnya logistik, mudah-mudahan bisa bermanfaat,” ujar Fauzi kepad wartawan di lokasi banjir.

Disebutkan, pihaknya akan terus perkembangan di lapangan mengingat curah hujan masih tinggi meskipun sebagian titik banjir mulai surut. “Ini masih terus dalam pantauan khususnya di Kecamatan Pirak Timu dan Matangkuli. Kita melihat banjir mulai surut, namun himbauan kami supaya masyarakat juga waspadai curah hujan yang masih tinggi,” tandas Fauzi.

Bantuan serupa disalurkan Polres Aceh Utara yang dipimpin langsung Waka Polres, Kompol Edwin Aldro didampingi Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Amir Hamzah. Bantuan itupun diturunkan langsung di Desa Tanjong Haji Muda dan Desa Lawang yang merupakan desa-desa terparah banjir di Matangkuli.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasubbag Humas, Iptu Sudiya Karya, mengatakan dalam menyalurkan bantuan hingga ke lokasi sasaran, pihaknya harus melewati beberapa titik yang masih terendam banjir menggunakan kendaraan mobil. Namun adapula titik banjir yang harus dilewati dengan cara menaiki boat mesin milik BPBD. (Chairul)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More