www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Banjir di Aceh Utara Sebagian Mulai Surut

0 527

Acehasia.com | Aceh Utara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara terus memantau situasi terkini banjir yang melanda lima Kecamatan meliputi Sawang, Tanah Luas, Matangkuli, Pirak Timu dan Langkahan. Pihaknya juga sempat mengevakuasi sejumlah warga yang terjebak banjir di desa-desa terparah.

Sementara pantauan di lapangan, sejak Senin (18/05/2020) banjir mulai berangsur surut secara perlahan. Kalaksa BPBD Aceh Utara, Amir Hamzah, mengatakan banjir mulai berangsur surut di desa-desa Kecamatan Sawang, Pirak Timu, dan Langkahan. Untuk Kecamatan Matangkuli dan Tanah Luas, hingga Senin masih ada rumah warga yang digenangi banjir dengan debit air bervariasi.

Di Kecamatan Matangkuli sendiri, sebut Amir, masih ada sekitar 20 KK yang mengungsi dan bertahan di Balai desa setempat yaitu di Desa Lawang. “Sementara di Matangkuli ini khusus di Desa Lawang ada sekitar 20 kk yang masih bertahan di pengungsian karena mereka tidak bisa pulang ke rumah mengingat rumahnya masih tergenang,” sebut Amir kepada wartawan di lokasi banjir.

Sementara di Kecamatan Pirak Timu, menurutnya tidak ada titik pengungsian. “Begitu juga di Kecamatan Tanah Luas, walaupun air masih selutut namun mereka tetap bertahan di rumah. Ada empat desa yang digenangi banjir di Kecamatan Tanah Luas, tentunya kami terus memantau perkembangan di lapangan,” imbuh Amir.

Titik pengungsian juga sempat berlangsung di Desa Buket Linteung Kecamatan Langkahan. Menurut Amir, setidaknya ada sekitar 30 orang yang sempat mengungsi disana namun mereka sudah kembali ke rumahnya masing-masing karena banjir sudah surut. Disebutkan Amir, banjir terparah terjadi di Kecamatan Matangkuli.

“Ada beberapa desa di Matangkuli yang tergolong parah dilanda banjir kali ini, salah satunya Desa Tanjong Haji Muda, Desa Lawang, dan sekitarnya. Untuk ketinggian air sekitar 1,5 meter, maka menimbulkan titik pengungsian,” jelas Amir menjawab pertanyaan wartawan.

Dalam hal ini pihaknya turut mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mewaspadai curah hujan yang masih tinggi. Apalagi suatu saat curah hujan yang sangat lebat kembali menyebabkan banjir, maka diharapkan masyarakat segera memberitahukan pihaknya atau aparat desa setempat. (Chairul)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More