www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Baku Tembak KKB Dengan Polisi di Aceh Utara, Satu Orang Tewas

0 933

Acehasia.com | Aceh Utara – Pria berinisial AR (30) alias Rahman Peudeung atau Rahman Teuntra, tewas dalam kontak tembak dengan Polisi gabungan yang terjadi di Desa Peunteut, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. AR diduga bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Minggu malam, (01/12/2019).

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan mengatakan kontak tembak berawal pihaknya bersama Polda Aceh yang dibantu Personel Satuan Brimob Polda Aceh bergerak menuju Desa Peunteut pada Minggu sore guna melakukan penyelidikan atas laporan tentang aksi kejahatan yang dilakukan AR.

Setibanya di lokasi, tim gabungan melakukan stelling di TKP dan berhasil memantau pergerakan AR secara visual. Dimana AR saat itu terpantau sedang berjalan kaki bersenjata lengkap dengan sebuah benda bulat yang diduga bahan peledak. Disitu, baku tembak terjadi.

“Saat dilakukan penyergapan, pelaku melakukan perlawanan dengan menembak beberapa kali kearah tim. Kemudian tim membalas tembakan pelaku dan dia berhasil kita lumpuhkan, pelaku tewas ditempat,” kata Kapolres melalui Kasat Reskrim, AKP Indra T Herlambang dalam konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Selasa (03/12/2019).

Tak sampai disitu, pada Senin (02/12/2019) siang tim gabungan turut melakukan olah TKP pada beberapa titik di Desa Peunteut yang sempat dijadikan sebagai tempat persembunyian AR. Walhasil tim dari Satuan Jibom Detasemen B Brimob Polda Aceh menemukan tiga titik diduga ditanamnya bahan peledak.

Dari tiga titik diduga bahan peledak itu, tim menemukan pecahan semen, mancis, sebuah granat, baterai, dan hecter. Sedangkan barang bukti lainnya yang ditemukan antara lain sepucuk senpi laras panjang rakitan, kotak bubuk mesiu, bendera alam peudeng, rompi, dan sebuah gulungan kabel.

Kepolisian dalam konferensi pers itu juga menjelaskan beberapa bentuk kejahatan yang sebelumnya kuat dugaan dilakukan AR sebagaimana dasar laporan Polisi Nomor : LP. A / 13 / XI / 2019 / Aceh / Res Lsmwe / Sek Sawang 23 November 2019. Antara lain ditemukan selembar bendera berlambang alam peudeung yang berkibar pada tiang bendera di salah satu SDN di Sawang.

“Lalu pada 25 November 2019 terjadi pembakaran pintu fasilitas sekolah tersebut bahkan pelaku sempat memposting video pembakaran itu ke media sosial facebook,” ujar Kapolres melalui Kasat Reskrim.

Pelaku juga sempat memposting tulisan dan video ke media sosial facebook bernada bentuk ancaman pada 25 November 2019 dan 29 November. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More