www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Asosiasi Dokumenteris Nusantara Di Gagas di Klaten, Jawa Tengah

0 1,289

Acehasia.com | Jawa Tengah- Pembuat film dokumenter yang tergabung dalam Asosiasi Dokumenteris Nusantara (ADN), akan melaksanakan kegiatan pra kongres dan sambung rasa nasional pada tanggal 16-17 Sepetember 2019 di Klaten, Jawa Tengah. Jumat (13/09/2019).

Ini  merupakan kegiatan perdana dalam upaya membentuk asosiasi profesi profesional bidang film, khususnya untuk bidang film dokumenter di Indonesia. Acara yang digagas bersama oleh para pembuat film dokumenter ini untuk mendorong terbentuknya pengurus caretaker. Nantinya, pengurus sementara  tersebut akan bekerja untuk menyiapkan draft Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Struktur Organisasi serta terbentuknya draft Kode Etik Profesi bidang film dokumenter Indonesia.

Menjelang kegiatan kongres, Pengurus caretaker yang sudah terbentuk memiliki tugas dalam waktu yang secepatnya untuk menyelenggarakan kongres nasional dengan keterwakilan Koordinator Daerah (Korda) di seluruh wilayah Indonesia.

Humas, Data dan Informasi AND, Barly. J Fibriady dalam siaran pers untuk acehasia.com menjelaskan bahwa para pengurus caretaker Asosiasi Dokumenteris Nusantara yang diketuai oleh Tony Trimarsanto, Sekretaris Jenderal Erlan Basri, Wakil Sekretaris Jenderal Andre Triadiputra, Bendahara Lianto Luseno, Dewan Pembina Gerzon R. Ayawaila, Gunawan Paggaru, H.RM. Bagiono  dan IGP Wiranegara. 

“Asosiasi ini diharapkan menjadi ruang bersama dalam menyambung silahturahmi para pembuat film dokumenter Indonesia dan ruang untuk memperjuangkan kepentingan membangun ekosistem film dokumenter Indonesia agar semakin berkembang dan maju di masa yang akan datang,” Jelas Barly. J Fibriady.

Dia juga menambahkan bahwa ADN memiliki visi mewadahi para Dokumenteris untuk meningkatkan kompetensi, profesionalitas, dan produktifitas, yang berguna untuk meningkatkan daya saing dan kesejahteraan bagi para Dokumenteris di Indonesia.

Misi dari ADN adalah: Menyelenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan pelatihan peningkatan kapasitas  SDM Dokumenteris Indonesia; Membangun dan memperkokoh jaringan para Dokumenteris Indonesia dalam skala nasional dan internasional; Melakukan kegiatan aktif sosialisasi tentang profesi Dokumenteris bagi masyarakat dan pengambil kebijakan di Indonesia; Melakukan kegiatan aktif dalam membuka akses  dengan pemangku kebijakan dan  dunia usaha/industri; Melakukan perlindungan hukum dan HAM bagi para Dokumenteris Indonesia.

Barly. J Fibriady juga mejelaskan bahwa pada kegiatan yang diselenggarakan di Rumah Dokumenter Klaten, Jawa Tengah, selain terbentuknya pengurus caretaker, juga diselenggarakan acara syukuran yang kemudian dilanjutkan dengan acara sambung rasa, silahturahmi, diskusi, tukar gagasan dan berbagi ide dengan tujuan melakukan penguatan organisasi di ruang asosiasi.

“Bahasan utama diskusi pada tanggal 17 September 2019 adalah tentang sosialisasi SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) Bidang Film Dokumenter yang segera disahkan oleh Kemenakertrans R.I. dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi profesi adalah hal yang penting sebagai legitimasi dari standar kompetensi yang dimiliki oleh individu pekerja profesiona,” Jelas Barly. J Fibriady.

Maulana Akbar atau yang akrap disapa momon wakil dari Koordinator Daerah (Korda) Aceh akan berangkat menghadiri kegiatan kongres tersebut. Dia berharap, kegiatan tersebut mampu mempersatukan para pembuat documenter se-nusantara.

“ Kami dari Aceh menyambut baik konggres Asosiasi Dokumenteris Nusantara ini. Saya berharap, wadah bagi pembuat film ini bermanfaat dan bisa menjadi payung bagi pembuat documenter yang tersabar di seluruh Indonesia,” Ungkap Momon.

Kegiatan ini akan dihadiri oleh Kepala Pusat Pengembangan Film Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan R.I. Dr. Maman Wijaya, M.Pd, serta para pembuat dan penggiat film dokumenter dari sejumlah Korda di berbagai daerah : Banten, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More