www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Antisipasi Virus Corona, Pemkab Aceh Utara Pantau Kesiapan RS

0 781

Acehasia.com | Aceh Utara – Sebagai bentuk antisipasi Corona Virus Desease (Covid – 19), Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menetapkan 100 unit RS di seluruh Tanah Air sebagai rumah sakit rujukan untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut.

Di Provinsi Aceh sendiri, terdapat dua rumah sakit yaitu RS Zainoel Abidin di Banda Aceh dan RSU Cut Meutia di Aceh Utara. Dalam hal ini, Pemkab Aceh Utara melalui Wakil Bupati, Fauzi Yusuf, turut memantau kesiapan rumah sakit itu, Kamis (05/03/2020).

Pada kesempatan itu, Fauzi Yusuf melihat langsung sejumlah ruangan yang telah disiapkan sebagai ruang isolasi jika nantinya ditemukan pasien ter-suspect virus Corona. Pihaknya mengimbau seluruh stakeholder terkait yang ada di Aceh Utara agar bekerja ekstra untuk pencegahan menyebarnya virus tersebut.

Para pihak juga diminta untuk segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang penularan virus Corona, dan juga tentang prilaku hidup sehat sehingga masyarakat terhindar dari kemungkinan tertular virus tersebut.

“Saat ini yang sangat perlu dilakukan adalah sosialisasi agar masyarakat teredukasi dengan baik tentang virus orona ini, juga tentang prilaku hidup sehat sebagai jalan terbaik mengantisipasi penularan dari virus tersebut,” harap Fauzi.

Menurutnya, hingga saat ini di Aceh Utara belum ada laporan masyarakat yang positif terpapar atau suspect virus Corona. Begitupun, pihaknya berharap virus ini jangan sampai masuk atau terjangkit di darah berjuluk Bumi Pase ini. Jikapun nanti ditemukan ada masyarakat yang tertular, maka pihak RSU Cut Meutia dalam penanganan medis menjadi lebih siap.

Dalam hal ini, kata Fauzi kesiapan RSU Cut Meutia dalam mengantisipasi virus Corona antara lain telah menyiapkan tiga ruang isolasi, 30 unit APD (alat pelindung diri), serta siap siaga 24 orang tenaga dokter, baik di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) maupun di ruang isolasi.

Selain itu, juga telah disiapkan standard operational Procedure (SOP) dalam menangani pasien terpapar virus Corona. “Untuk sosialisasi kepada masyarakat, juga telah disebarkan brosur-brosur yang berisi imbauan dan tata cara mendeteksi dini kemungkinan terpapar virus Corona,” terang Fauzi.

Masyarakat diminta untuk tidak panik dalam menyikapi informasi terkait wabah virus Corona ini. Seiring adanya informasi hoaks yang menyebar di tengah masyarakat terkait wabah ini, untuk itu masyarakat jangan langsung menelan mentah-mentah informasi tersebut sehingga menimbulkan kepanikan.

“Carilah informasi resmi yang dikeluarkan oleh institusi pemerintah, dan ikuti imbauan serta menjalani prilaku hidup sehat. Laksanakan aktivitas sehari-hari seperti biasa, dan meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT serta berdoa kepadaNya agar kita semua terhindar dari wabah virus yang mematikan itu,” tandas Fauzi berharap. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More