www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Angkasa Pura Kaji Surat Bupati Aceh Besar untuk Hentikan Aktifitas Penerbangan

0 958

Acehasia.com | Aceh Besar– Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali melakukan pertemuan dengan pihan Angkasa Pura II di Kediaman Bupati, Gampong Meunasah Baro, Kec. Ingin Jaya, Aceh Besar. Jumat ( 26 Juli 2019).

Dalam pertemuan ini, Mawardi juga mengundang rekan-rekan media sekaligus menggelar Konferensi Pers Soal penghentian aktifitas penerbangan di Bandara Sultan Iskandar Muda Saat Lebaran Idul Fitri maupun Idul Adha.

Dalam konferensi pers tersebut Bupati Aceh Besar menjelaskan tentang kronologi pengeluaran surat himbauan yang ditujukan kepada pihak Angkasa Pura II untuk menghentikan aktivitas penerbangan saat Idul Fitri maupun Idul Adha untuk segala maskapai baik yang landing ataupun yang take off dari bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang Aceh Besar dari pukul 00.00 s.d 12.00 wib.

Mawardi menambahkan bawah Ide ini muncul karena ada masukan dan keluhan warga yang disampaikan kepadanya beberapa waktu yang lalu terkait keinginan untuk menjalankan shalat ied yang khusyuk di sekitar bandara.

“beberapa hari yang lalu ada keluhan warga yang telah puasa selama sebulan penuh selama 8 tahun tapi tidak pernah bisa menjalankan ibadah shalat ied, kan kita jadi kasian, oleh karenanya saya tanggapi dan keluarkan surat himbauan ini,” Katanya.

Foto : dok Media Center Aceh Besar.

Demikian pula dengan keluhan warga sekitar, sebagai daerah yang memiliki ke khususan untuk menjalankan syariat Islam harusnya bisa menjalankan syiar agama islam yang baik. Setidaknya saat shalat ied warga bisa menjalankan ibadah dan tidak terganggu dengan aktifitas bandara.

“Kita punya kekhususan untuk melaksanakan syariat Islam, masa saat pelksanaan shalat idul fitri atau idul adha aktivitas di bandara lalu lalang seperti hari biasa,” tambah Mawardi.

Ia juga menjelaskan bahwa himbauan tersebut juga mengacu kepada undang-undang no 44 tentang pelaksanaan syariat Islam dan UU 11 tahun 2006 untuk melaksanakan syariat Islam secara khusus dan kaffah.

“himbauan ini mengacu pada undang-udang tentang syariat Islam, jadi mari kita jalankan syairat islam secarah kaffah,” Sebutnya.

Menanggapi hal tersebut General Manager PT. Angkasa Pura II Yos Suwagiyono akan mengkaji himbauan tersebut bersama seluruh maskapai dan pihak terkait.

“saya dan rekan-rekan maskapai akan mengkaji dan mendiskusikan agar tidak menimbulkan dampak bagi penumpang dan maskapai penerbangan,” Ungkap Yos kepada acehasia.com melalui telepon seluler.

Menurut Yos sejauh ini ada dua maskapai yang terbang di pagi hari yaitu Lion Air yang berangkat jam 6 dan Garuda Indonesia yang berngkat pukul 7. Yang menjadi kendala saat ini adalah 2 penerbangan 1 Air Asia yang dari Kuala Lumpu dan Citylink dari Jakarta.

“saat ini hanya dua penerbangan tersebut yang menjadi kendala karena Air Asia tiba di Aceh pukul 08.00 wib dan Citylink pukul 09.00 wib karena dua maskapai ini tiba saat shalat ied sedang berjalan,” Ungkap yos yang juga ikut dalam pertemuan dengan Bupati Aceh Besar.

Yos berjanji akan segera mengkaji dan memberi jawaban surat Himbauan Pemerintah Aceh Besar terkait pemberhentian aktifitas bandara saat idul fitri dan idul adha.  Yos juga berharap, penundaan ini tidak berdampak kepada penumpang yang ingin melakukan penerbangan.

“saya berharap, kebijakan ini juga jangan sampai berdampak kepada para penumpang. Kalau untuk karyawan yang ingin melaksanakan ibadah shalat ied kan paling lama menghabiskan waktu dua jam, biasanya pukul 09.00 sudah selesai, jadi pada intinya ini akan kita kaji dulu,” tutupnya. (Eva/Dv)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More