www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Aminullah Salurkan Bantuan Untuk 192 Penyandang Disabilitas Di Banda Aceh

0 495

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman bersama Wakil Wali Kota Zainal Arifin menyalurkan bantuan Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh kepada 192 penyandang disabilitas yang ada di Banda Aceh. 

Santunan bantuan sosial tersebut diserahkan langsung secara simbolis kepada lima penyandang oleh Senin 6 April 2020, di Pendopo Wali Kota.

Bansos dengan masing-masing total Rp 4 juta per orang, dana tersebut diserahkan kepada 89 orang tunanetra, orang dengan kecacatan sangat berat, dan anak dengan kecacatan sebanyak 72 orang.

Dalam kesempatannya, Wali Kota Aminullah mengatakan, bantuan tersebut sangat tepat dibagikan di tengah pandemi virus corona (Covid-19) yang sedang berlangsung.

“Kita tahu bersama bahwa saat ini kita sedang menghadapi masa sulit, tidak ada yang melakukan aktivitas bahkan sebagian pekerjaan terpaksa dihentikan guna mencegah terjadinya penyebaran virus ini,” kata Aminullah.

Kata Aminullah, Di Banda Aceh sebagian besar dari mereka berprofesi sebagai juru pijat, “Sedangkan saat ini pemerintah menginstruksikan untuk menjaga jarak 1 sampai 1,5 meter, jadi kita bayangkan saja bagaimana bisa mereka melakukan aktivitas pekerjaannya.”

Dalam keadaan seperti sekarang ini, sebut Amnullah, sudah semestinya memberikan perhatian lebih kepada mereka. “Saya instruksikan kepada dinas terkait untuk sesegera mungkin membagikan bantuan ini.”

Wali kota juga mengharapkan agar dana tersebut bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan sehari-hari.”Jangan gunakan dana ini untuk kebutuhan yang tidak bermanfaat, utamakan terlebih dahulu untuk kebutuhan sembako dan kebutuhan rumah tangga, dan sama-sama kita berdoa supaya Covid-19 ini segera berakhir,” kata Aminullah.

Di samping itu, Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni), M Nur Abdullah, mewakili disabilitas lainnya menyambut penuh keharuan, tampak air mata mereka tak terbendung saat prosesi penyerahan bantuan tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa kepedulian wali kota dan unsur forkopimda lainnya menjadi harapan mereka ditenah sulitnya mencari nafkah.“Dikala suasana seperti ini, kami merasa sangat kesulitan mencari nafkah, nasib kami cukup pedih. Ternyata ada bapak kami Wali dan Wakil Wali Kota Banda Aceh yang sangat peduli, yang ingat kepada kami yanh tidak berdaya ini,” kata M Nur.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya sangat bersyukur dan mengapresiasi atas sigapnya kepedulian Pemko Banda Aceh. Katanya, santunan itu merupakan perhatian pertama kepada mereka.

Katanya, 90 persen dari mereka berprofesi sebagai juru pijat di Kutaraja. Sedangkan dalam masa pendemi ini pemerintah memberikan aturan jaga jarak satu meter, maka mereka sangat khawatir tidak dapat bekerja sementara waktu.

“Kami juga berharap kepada daerah lain untuk memberi perhatian secepatnya seperti apa yang telah dilakukan wali kota Banda Aceh ini. Karena banyak sesama kami di daerah lainnya di Aceh ini,” tutupnya. (Len)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More