www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Aktivis GAM Sebut Otsus Aceh Meningkat Tiap Tahun, Bagaimana Nasib Eks Kombatan GAM?

0 734

Acehasia.com | Aceh Utara – Tepat pada tanggal 04 Desember 2019 mendatang, merupakan puncak peringatan perdamaian RI GAM yang ke 14 tahun. Seiring dengan itu, ternyata masih ada eks kombatan GAM yang belum tersentuh di tengah-tengah meningkatnya Otsus setiap tahun di Aceh.

Pada Rabu bertempat di Aula Setdako Lhokseumawe, Aceh, damai RI GAM dibahas dalam diskusi publik Ekonomi Aceh Pasca Damai oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Aceh Utara – Lhokseumawe. Di ruang itu, pokok bahasan diperbincangkan mulai dari kesejahteraan, keamanan, dan nasib eks kombatan. (27/11/2019)

Diskusi ini mengambil tema ‘Perdamaian Aceh Guna Meningkatkan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Aceh Dalam Bingkai NKRI’. Aktivis GAM yang juga mantan anggota DPR RI yaitu Tgk. Khaidir Abdurrahman ikut hadir dalam diskusi tersebut, ia menyampaikan beberapa hal salah satunya dana Otsus.

Namun sebelum itu, M. Atar selaku Ketua HMI Cabang Aceh Utara – Lhokseumawe mengatakan bahwa hingga saat ini di Aceh masih adanya ketimpangan ekonomi. “Proses kesejahteraan belum dirasakan oleh masyarakat di daerah kita sendiri, maka untuk itu mari kita berpikir untuk menghilangkan ketimpangan di Aceh,” Katanya.

Mehrabsyah Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan yang mewakili Pemko Lhokseumawe juga ikut berbicara. Dalam penyampaiannya, ia menyinggung dana Otsus. Artinya, Otsus harus dipergunakan sebaik mungkin untuk peningkatan Ekonomi.

“Dana Otsus kita harapkan diberikan volume lebih besar untuk sektor ekonomi yang selama ini masih mendapat porsi lebih kecil, semua ini untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya yang disambut hangat oleh beberapa perwakilan eks kombatan GAM dalam diskusi tersebut.

Sementara itu Akdemisi Universitas Malikussaleh, Yulius Dharma mengatakan untuk meningkatan kesejahteraan diperlukan adanya Investasi. “Peluang investasi sangat besar di Aceh, perlu dipejuangkan dan Investasi memerlukan kondisi yang damai. Tentunya dapat berjalan lancar,” demikian Yulius.

Dalam perihal keamanan, Kasdim 0103/Aceh Utara Mayor Ismet Rahmatullah mewakili Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Inf Agung Sukocho, menyebutkan bahwa TNI di seluruh Indonesia akan selalu menjaga perdamaian demi tercapainya kesejahteraan.

“Bagaimana Kesejahteraan Bisa tercapai tanpa kedamaian, maka perdamaian suatu keharusan yang perlu didukung seluruh masyarakat, terutama pemuda,” begitu kata Kasdim yang diberi kesempatan oleh HMI untuk menyampaikan pokok bahasan dalam Diskusi tersebut.

Seiring damai RI GAM yang usianya kini memasuki 14 tahun, Tgk. Khaidir Abdurrahman justeru menyorot dana Otsus di Aceh. Aktivis GAM sekaligus mantan Anggota DPR RI yang satu ini menyebutkan bahwa Aceh juga menjadi modal kemerdekaan Indonesia.

“Bireuen – Aceh pernah menjadi Ibukota Negara walaupun tidak pernah disorot. Sejak Indonesia Merdeka kita pernah hidup dalam beberapa Fase, yaitu Orde Lama, Orde Baru dan Reformasi,” kata Abi Khaidir panggilan akrab Tgk Khaidir, putra asli Aceh Utara.

Namun disebutkan, setiap tahunnya dana Otsus Aceh meningkat. Akan tetapi tidak dikelola dengan baik, yang mana APBA Aceh tahun 2019 baru 54 persen dari beberapa triliun yang terealisasi dan bahkan Aceh saat ini mendapatkan 31,7 triliun.

“Anggaran APBA Aceh Tahun 2019 baru 54 persen dari beberapa triliun terealisasi, dan hari ini Aceh mendapat 31,7 triliun. Sangat disayangkan anggaran tersebut yang didapat Aceh sebanyak itu masih menduduki tingkat pendidikan terendah ke tiga se-Sumatera,” terang Abi Khaidir.

Diakhir diskusi, yel-yel untuk agar perhatikan nasib eks kombatan GAM juga menggema. Menurut keterangan tertulis dari pihak HMI Cabang Aceh Utara – Lhokseumawe, beberapa eks kombatan GAM meminta agar nasib mereka diperhatikan Pemerintah dari segi pekerjaan, rumah layak huni, dan tidak hanya memanfaatkan mereka dimasa Pemilu. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More