www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Aceh Utara, Salah Satu Daerah Dengan Peningkatan Produktivitas Kedelai Di Aceh

0 851

Acehasia.com | Aceh Utara – Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh menyebutkan Kabupaten Aceh Utara merupakan salah satu Kabupaten Produksi kedelai di Aceh. Provinsi Aceh juga mempunyai potensi sangat besar dalam meningkatkan produktivitas kedelai. Senin (18/11/2019).

Kepala UPTD Mekanisme Pertanian Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Ahdar, mengatakan berdasarkan data sementara tahun 2018, produksi kedelai di Aceh Utara mencapai 5.177 ton yang berkontribusi sebesar 36,96 persen untuk produksi kedelai Aceh. 

Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada kegiatan Gerakan Tanam Perdana Kedelai bertema ‘Melalui Peningkatan Hasil Produksi Menuju Kesejahteraan Petani’ yang berlangsung di Desa Alue Leuhob, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara.

“Provinsi Aceh mempunyai potensi sangat besar dalam meningkatkan produksi maupun produktivitas kedelai. Lahan yang tersedia dan cocok untuk penanaman kedelai masih sangat luas. Aceh Utara juga merupakan salah satu Kabupaten penghasil produksi kedelai di Aceh,” kata Ahdar.

Sementara dalam upaya mencukupi kebutuhan kedelai dari dalam Negeri, sebut Ahdar, alokasi bantuan Pemerintah untuk Kabupaten Aceh Utara melalui dana APBN tahun 2019 berupa kegiatan pengelolaan produksi kedelai monokultur seluas seribu hektar dan tumpang sari padi kedelai seluas 500 hektar. 

Disebutkan, kebutuhan kedelai di Indonesia sangat besar karena untuk memenuhi kebutuhan pokok, masyarakat yang pertambahan penduduk cenderung terus meningkat setiap tahunnya. Pemerintah saat ini juga telah melakukan berbagai upaya yang mendorong peningkatan produksi tanaman pangan khususnya pada tanaman kedelai.

Sementara itu Ketua Kelompok Tani ‘Satu Rumpun’, Sandi, mengatakan program gerakan penanaman kedelai melibatkan empat kelompok tani yakni tiga kelompok tani di Kecamatan Cot Girek masing-masing Satu Rumpun, Bukit Makmur, dan Rimba Raya, serta kelompok tani Aman Jaya dari Kecamatan Lhoksukon.

“Dalam rangka penanaman perdana untuk tahap 2019 di dua Kecamatan ada sekitar dua ratus hektar lahan yang akan kita tanam kacang kedelai. Mudah-mudahan dengan adanya penanaman kedelai ini nantinya akan menyerap 1.800 petani yang akan berkecimpung penanaman tersebut,” kata Sandi yang juga Geuchik Alue Leuhob.

Dengan seluas dua ratus hektare, sambung Sandi, nantinya akan dibagi beberapa kelompok. Penanaman kedelai dilakukan sebagai tumpang sari setelah penanaman perdana tanaman sawit di lokasi yang sama beberapa hari lalu. 

“Kedelai ini kita tanam di selah-selah tanaman sawit yang sudah ditanam melalui program peremajaan sawit rakyat,” tutup Sandi. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More