www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Aceh Bergerak Buat Gala Premiere Film ‘Ajarkan Aku Aceh di Peringatan 15 Tahun Tsunami

0 808

Acehasia.com | Banda Aceh – Komunitas Aceh Bergerak akan menyelenggarakan peringatan 15 Tahun Gempa dan Tsunami Aceh  di Taman Budaya, Banda Aceh pada tanggal 26 Desember 2019 mendatang. Serangkaian kegiatan pun akan dilakukan bersama lintas Komunitas Kreatif. Salah satunya Gala Premiere Film Ajarkan Aku Aceh.

Ambia Dianda, Ketua Aceh Bergerak menjelaskan bahwa kegiatan peringatan tsunami ini dibuat atas partisipatif rekan-rekan lintas komunitas dan secara sukarela.

“Kami terus berdoa dan mengenang para syuhada, yang telah tiada karena gempa dan tsunami Aceh yang melanda Aceh 2004 silam. Dengan adanya kegiatan ini juga sebagai refleksi kejadian 15 tahun yang lalu,” ujar Ambia.

Kegiatan yang akan digelar di antaranya doa bersama, diskusi bersama cast dan kru, Gerakan Amal untuk seniman, serta pemutaran film Ajarkan Aku Aceh yang merupakan film edukasi gempa dan tsunami.

“Film ini sebagai wadah pembelajaran. Saat adanya bencana, mereka bisa menyelamatkan diri dengan menonton film edukasi serta mitigasi bencana ini,” ungkapnya.

Selain itu, Eva Hazmaini, penulis skenario sekaligus assisten produser film Ajarkan Aku Aceh yang di wawancarai secara terpisah  menjelaskan tentang alur cerita yang dituliskannya itu. Film ini menceritakan tentang dua orang sahabat, yaitu Ros dan Ema yang merupakan Wisatawan Malaysia yang sedang liburan di Aceh.

Ros memiliki ketakutan akan Gempa dan Tsunami yang bisa saja datang secara tiba-tiba. Dalam pikirannya Aceh adalah daerah yang menakutkan untuk dikunjungi. Perjalanannya berubah dengan hadirnya  Gam Pacok, seorang tukang becak biasa, akan tetapi memiliki pengetahuan tentang mitigasi dan evakuasi bencana gempa dan tsunami.

” Film Ajarkan Aku Aceh ini kita kemas serius dengan adanya konflik antara Ros dan Ema, lalu kita hadirkan Gam PAcok sebagai penengah dari masalah yan dihadapi Ros. Serta kehadiran bang Prak komedian Aceh juga sangat menghibur jika anda menonton film ini,” jelas Eva.

Film ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat baik lokal maupun mancanegara untuk paham mengenai mitigasi bencana dan juga kesiapsiagaan bencana yang bisa terjadi kapanpun dan di manapun.

“Kita lihat dari kebanyakan pengalaman teman-teman bahwa wisatawan, baik di luar Aceh ataupun luar negeri mengenal Aceh dengan kengerian tsunami, sehingga banyak dari mereka yang berfikir bahwa kapanpun akan terjadi lagi, maka dengan itu film ini kita buat sebagai pengetahuan masyarakat bahwa Aceh sudah paham dan tanggap akan bencana,” jelasnya lagi.

Salah seorang pemeras utama dalam film ini, Farah Faizahyang memerankan sosok Ros mengatakan bahwa ini merupakan kali pertamanya berakting dan langsung memerankan tokoh Malaysia.

“Menjadi pemeran utama di film Ajarkan Aku Aceh itu cukup menantang, karena kebetulan juga Farah memang kali pertamanya ikut casting dan memerankan seorang tokoh di sebuah film. Ternyata kesannya menyenangkan, apalagi saat memerani sosok yang berbeda dari pribadi Farah sehari-hari,”jelasnya.

Remaja yang juga merupakan putri pariwisata Aceh 2019 ini juga memuji para kru film yang selalu membuatnya merasa tenang di lokasi syuting.

“Krunya juga seru, selalu bawa enjoy dalam setiap take, jadi makin semangat untuk jalanin shooting,” ungkapnya.

Perempuan berdarah Aceh ini lahir Kuala Lumpur, 03 Mei 2000 silam. Segudang prestasi telah dia ukir seperti Juara I DBL Dance Aceh 2016, Juara I Duta Lingkungan Kota Banda Aceh 2016, Juara III Festival Multikultur BPNB, Pontianak 2017, Duta Wisata Kota Banda Aceh 2019 dan Putri Pariwisata Nusantara Aceh 2019 hingga sekarang. (Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More