www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Abrasi Parah di Meurbo Jurong, Ini Upaya Komisi III DPRK Aceh Utara

0 820

Acehasia.com | Aceh Utara – Abrasi tanggul aliran sungai Krueng Keureutoe di Desa Meurbo Jurong, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara semakin parah. Jika abrasi terus terjadi maka tidak menutup kemungkinan berdampak banjir dan berimbas ke dua desa lainnya.

Menanggapi hal ini Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara, Razali Abu atau Abu Lapang, mengatakan dirinya bersama Geuchik setempat sudah turun langsung ke lokasi abrasi guna melihat kondisi terkini dan upaya yang akan dilakukan demi menyerap aspirasi masyarakat.

Abu Lapang yang juga putra asli Kecamatan Lapang dalam hal ini akan segera berkoordinasi kepada Dinas terkait guna meninjau langsung termasuk abrasi yang terjadi pada muara di Desa Kuala Keureutoe, Kecamatan Lapang.

“Sehubungan dengan abrasi tersebut, saya sudah meninjau ke lokasi dan melihat langsung dan mencatat apa saja keperluan dalam hal menanggulangi abrasi yang terus mengikis tanggul di Meurbo Jurong,” kata Abu Lapang saat dikonfirmasi Acehasia.com, Sabtu (04/01/2020).

Menurut dia, perbaikan yang paling tepat untuk menanggulangi abrasi di Meurbo Jurong adalah dengan cara memasang kawat bronjong dan peeling agar tetap kokoh ketika dihantam debit air sungai yang meninggi. Jika hanya ditimbun saja, menurutnya tidak tepat.

Pada tahun 2018 ia juga sudah menanggulangi abrasi tersebut dengan cara menimbun bagian tanggul yang abrasi dan membuat peeling dari batangan pohon kelapa. Namun ternyata upaya itu hanya bertahan untuk sementara, arus sungai yang meninggi saat banjir tetap saja membuat timbunan tak mampu bertahan lama.

“Pada tahun 2018 sudah pernah saya timbun dengan menggunakan alatberat Excavator dan peeling batangan pohon kelapa. Saat itu, debit air sungai sedang meninggi dan deras bahkan nyaris menyebabkan tanggul jebol,” ujar Abu Lapang menambahkan saat menjawab Acehasia.com.

Ia mencatat, abrasi telah mengikis bagian tikungan tanggul sungai lebih kurang sepanjang 500 meter. Jika ini dibiarkan terus menerus, maka dikhawatirkan Meurbo Jurong berdampak banjir dan berimbas ke dua desa lainnya yakni Desa Geulanggang Baro dan Tanjong Dama.

Intinya, pihaknya akan tetap berupaya menanggulangi abrasi tersebut termasuk abrasi yang juga terjadi di Desa Kuala Keureutoe. Paling tidak menurutnya, akan diupayakan melalui Dana Insentif Daerah (DID) di Perubahan dengan bersinergi bersama Dinas terkait. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More