www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

10 Sunnah hari Jum’at yang Istimewa Pahalanya

0 975

Acehasia.com|Banda Aceh – Hari Juma’at adalah hari paling istimewa bagi umat Islam seluruh dunia.  Lantas atas dasar apa Jum’at dikatakan sebagai mhari istimewa?  

“Hari terbaik di mana matahari terbit di hari itu adalah hari jum’at. Di hari itu adam juga diciptakan, di hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga dan juga dikeluarkan dari surga. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali di hari jum’at.”(HR.Muslim).

Tidak hanya shalat Juma’at, pada hari Juma’at Allah memberikan pahala yang berlipat bagi muslim yang mau mengerjakan amalan shalih, baik yang wajib maupun yang sunnah. Amalan-amalan yang bisa dilakukan diantaranya:

  1. Membaca surat Al-Kahfi

Membaca surat Al-Kahfi sangat bernilai pahala kebaikannya di mana ketika mulai terbenam matahari di sore Kamis maka dari situlah dinilai pahalanya hingga matahari terbenam di sore Jum’at.

Sebagaimana dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh An Nasa’I dan Baihaqi :

“Barangsiapa yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari diantara dua Juma’at.”(HR. An Nasa’I dan Baihaqi)

Walupun membaca surat ini sangat istimewa, akan tetapi banyak orang-orang yang tidak mengetahui. Entah karena sibuk bekerja atau dengan aktivitas lainnya sehingga tidak sadar akan segala sunnah yang berpahala. Kelebihan lain dari surat ini,  apabila dibaca 10 ayat di pertama surat, maka di hari kiamat ketika Dajjal muncul kita akan tidak bisa dikuasai olehnya.

2. Memperbanyak Zikir

Zikir adalah mengingat Allah SWT. Dan kita diperintahkan agra memperbanyak zikir pada hari Jum’at. Jika hari-hari biasa kita sudah mempertajam  bacaan zikir kita, maka di hari Jum’at tentu kualitasnya harus lebih baik.

Allah berfirman dalam Al-Qura’an Surah Al-Jumu’ah ayat 9:

“Wahai orang-orang beriman, jika kalian diseru untuk shalat pada hari Jum’at, maka bersegeralah mengingat Allah.”(Q.S. Al- Jumu’ah : 9).

3. Memperbanyak Doa

Di hari Jum’at, umat muslim juga disunnahkan untuk memperbanyak doa. Doa apa saja yang penting kebaikan. Seperti yang ada dalam sebuah hadist dari Abu Hurairah r.a, Nabi SAW menyebut hari Jum’at kemudian berkata,

“Di hari Jum’at itu terdapat satu waktu yang jika seseorang muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaanya akan dikabulkan.” Lalu beliau memberikan isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu. (HR. Bukhari dan Muslim).

4. Memperbanyak Shalawat

Amalan selanjutnya yaitu shalawat. Shalawat kepada Nabi sangat dianjurkan dibaca di hari Jum’at karena banyak menghasilkan kebaikan dan pahala. Diantarnya penggemar sholawat akan di berikan jalan yang mudah pada setiap urusannya.

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis :

“Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jum’at, maka perbanyaklah shalawat kepadaku di dalamnya, karena shalawat kalian akan di sampaikan kepadaku”. Para sahabat berkata, “Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?” Nabi bersabda, “Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An Nasa i).

5. Mandi Jum’at

Mandi merupakan aktiitas sehai-hari, begitu juga pada hari Jum’at. Bedanya, pada hari Jum’at bila umat Islam mandi dengan niatan sunnah pada hari Jum’at, maka akan mendapatkan pahala sunnah padanya.

Seperti yang ada dalam sebuah hadis dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda :

“Barangsiapa yang mandi di hari Jum’at, maka ia mandi seperti mandi Janabah.”(HR. Bukhari dan Muslim).

Bahkan ada sebagian ulama yang menjadikan mandi Jum’at ini wajib hukumnya, Hal ini berdasarkan sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi SAW bersabda :

“Mandi pada hari Jum’at adalah wajib bagi setiap orang-orang yang telah baligh.” (HR. Bukhari dan Muslim).

6. Memakai Wewangian

Alangkah bagusnya, sebelum berangkat menuju masjid, kita dianjurkan agar memakai wewangian agar senantiasa harum dan indah.

Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa yang mandi pada hari Jum’at dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak rambut atau minyak wangi kemudian berangkat ke mesjid dan tidak memisahkan antar dua orang, lalu shalat sesuai dengan kemampuan dirinya, dan ketika imam memulai khutbah, ia diam dan mendengarkan maka akan diampuni dosanya mulai Jum’at ini sampai Jum’at berikutnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

7. Memakai Pakaian Terbaik

Busana Koko atau kemeja menjadi fashion yang begitu baik dan menarik jika di pakai ketika mau melangkah ke mesjid. Maka dari itu pakailah pakaian terbaik ketika hendak shalat.

Shalat itu sebaiknya memakai pakain yang baik dan di tambahkan dengan wangi-wangian. Fashion yang kitra gunakan harus suci dan rapi. Jangan sekali-kali menggunakan baju kaos, karena baju tersebut kurang baik di pakai ketika shalat Jum’at.

8. Tidak Duduk Memeluk Lutut

Tentu kita terkadang pernah melakukan hal demikian, meskipun tidak semua dari kita, namun itu semua menjadi pengalaman supaya ke depan tidak dikerjakan lagi. Demikian itu tidak baik dikerjakan saat di dalam mesjid ketika khutbah berlangsung.

Disebutkan dalam sebuah hadist. “ Sahl bin Mu’adz bin Anas mengatakan bahwa Rasulullah SAW melarang Al Habwah (duduk sambil memeluk lutut) ketika sedang mendegarkan khatib berkhutbah. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, derajat hadist Hasan).

9. Memperbanyak Shalat Sunnah Sebelum Khatib Naik Mimbar

Shalat sunnah memang senantiasa kita lakukan sebelum menunaikan shalat Jum’at. Sunnah Tahiyatul Mesjid duluan dikerjakan ketika berada di dalam mesjid. Di lanjutkan dengan khutbah dan menjelang shalat Jum’at. Adapula setelah sholat wajib bisa juga kita melaksanakan sholat sunnah lainnya.

Hadist dari Abu Hurairah r.a, berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang mandi kemudian datang untuk shalat Jum’at. Lalu ia shalat semampunya dan dia diam mendengarkan khutbah hingga selesai, kemudian shalat bersama imam, maka akan diampuni dosanya mulai Jum’at tersebut sampai Jum’at berikutnya ditambah tiga hari.”(HR. Muslim).

10. Shalat Sunnah Setelah Shalat Jum’at

Sama seperti poin nomor sembilan di atas, bahwa sholat sunnah juga di lakukan ketika sudah selesai shalat jum’at. Banyak ragam shalat sunnah yang dapat dilakukan, akan tetapi banyak juga yang mengabaikannya.

Shalat sunnah dilakukan sebanyak dua rakaat atau empat rakaat. Ada sebuah hadist yang membahas tentang itu semua. Rasulullah SAW bersaba :

“Apabila kalian telah selesai mengerjakan shalat Jum’at maka Shalatlah empat rakaat.” Amr menambahkan dalam riwayatnya dari jalan Ibnu Idris, bahwa Suhail berkata, “Apabila engkau tergesa-gesa karena sesuatu, maka shalatlah dua rakaat di mesjid dan dua rakaat apabila engkau pulang.”(HR. Muslim, Tirmidzi).

Banyak sekali amalan yang bisa kita kerjakan di hari Jum’at. Semakin banyak amalan, maka semakin banyak pula pahala yang akan didapat. Maka dari itu, mari memanfaatkan kesempatan hari Jum’at ini untuk melakukan sunnah sebanyak-banyaknya, tidak hanya hari Jum’at saja, namun juga setiap hari.(Fauzan/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More